Selasa, 21 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 234
(Foto: Doc)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta warga Jakarta untuk menghentikan aksi tawuran yang merugikan masyarakat. Pernyataannya ini disampaikan Pramono menanggapi adanya aksi tawuran di Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.
"Meminta kepada siapapun untuk menghentikan tawuran,"
"Saya sekali lagi nggak bosan-bosan meminta kepada siapapun yang melakukan tawuran itu untuk menghentikan tawuran di Jakarta," kata Pramono di Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Pramono meminta agar masyarakat mengalihkan energi mereka ke kegiatan yang lebih positif dan produktif. Karena itu, salah satu langkah pendekatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakni menyediakan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat, seperti sarana olahraga.
Ia meyakini, penyediaan fasilitas publik ini akan membangun dan mempererat kerukunan warga.
"Contohnya yang kami bangunkan untuk skateboard, kemudian ring tinju, di tempat yang memang dulu tawurannya sering terjadi," ujarnya.
Pramono pun mengaku tengah mendalami penyebab terjadinya aksi tawuran di wilayah Koja, Jakarta Utara. Menurutnya, gesekan antarwarga ini sering kali dipicu oleh hal-hal kecil.
Karena itu, Pemprov DKI berkomitmen untuk terus menyediakan fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat.
"Berkaitan dengan tawuran Pemerintah DKI Jakarta sekali lagi meminta untuk bener-bener bisa dihilangkan atau minimum dikurangi di Jakarta ini. Dan kami akan memberikan fasilitas untuk itu," jelas Pramono.