Senin, 20 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 326
(Foto: Nurito)
Sebanyak 35 peserta mengikuti Forum Konsultasi Publik di Panti Sosial Bina Laras (PSBL) Harapan Sentosa 2, Cipayung, Jakarta Timur. Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2, Festarini.
"Pelayanan kepada warga binaan sosial"
Festarini mengatakan, kegiatan diselenggarakan sebagai bagian dari penyusunan standar pelayanan di lingkungan Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2. Melalui forum ini, pihaknya menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas layanan bagi warga binaan.
"Forum Konsultasi Publik ini sangat diperlukan untuk mendapatkan masukan dan saran dari para pemangku kepentingan. Harapannya, pelayanan kepada warga binaan sosial dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik," ujarnya, Senin (20/7).
Festarini menjelaskan, peserta FKP berasal dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, sejumlah panti sosial, perwakilan kelurahan dan kecamatan, akademisi, serta Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Dinas Sosial DKI Jakarta.
Dalam forum tersebut, terdapat empat pokok pembahasan. Pertama, penyusunan standar pelayanan bagi sekolah maupun perguruan tinggi yang akan melaksanakan praktik di panti. Setiap institusi diwajibkan mengajukan surat permohonan terlebih dahulu mengingat panti memiliki dua lokasi layanan, yakni di Jalan Bina Marga dan Jalan Budi Murni, Cipayung.
Kedua, penyusunan standar pelayanan kunjungan keluarga kepada warga binaan. Melalui standar tersebut, proses kunjungan akan memiliki tahapan yang jelas sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih tertib dan optimal.
Ketiga, penyusunan standar pelayanan reunifikasi keluarga bagi warga binaan yang telah dinyatakan stabil atau kondusif sehingga dapat dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarganya.
"Keempat adalah penyusunan standar pelayanan penerimaan warga binaan yang berasal dari hasil penjangkauan Dinas Sosial DKI Jakarta beserta jajarannya di lapangan," terangnya.
Menurutnya, saat ini PSBL Harapan Sentosa 2 merawat sebanyak 1.209 warga binaan yang terdiri dari 707 laki-laki dan 502 perempuan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik ini. Seluruh masukan yang diberikan akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan standar pelayanan ke depan," ungkapnya.
Ia menuturkan, pelayanan bagi warga binaan dengan gangguan jiwa harus dilakukan secara optimal, termasuk setelah mereka kembali ke tengah keluarga. Ia mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan agar kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga.
"Pendampingan keluarga sangat penting, terutama untuk memastikan warga binaan mengonsumsi obat secara rutin sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kepatuhan terhadap pengobatan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas kondisi kejiwaan mereka," tandasnya.