Pelaku Urban Farming Dikenalkan Budi Daya Tanaman Pangan Pendamping Beras

Kamis, 25 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 991

1000387503

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar Akademi Urban Farming dengan tema ‘Teknologi Budidaya Tanaman Pangan Pendamping Beras’ di Aula MH Thamrin, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/6).

Kegiatan yang diikuti 30 pelaku urban farming di Jakarta ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Urban Farming sekaligus upaya meningkatkan wawasan masyarakat mengenai budi daya pertanian perkotaan.

"peningkatan wawasan,"

Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Iwan Indriyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk bimbingan teknis untuk memperluas pengetahuan masyarakat terkait urban farming yang terus berkembang di Jakarta.

“Kami mengadakan acara ini dalam rangka peningkatan wawasan atau pengetahuan masyarakat terkait budi daya atau bercocok tanam urban farming di DKI Jakarta. Ini juga rangkaian menuju Festival Urban Farming,” ujarnya.

Ia menyampaikan, salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah membuka akses informasi bagi masyarakat mengenai berbagai teknologi pertanian perkotaan yang telah berkembang.

“Dengan demikian, warga dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengembangkan kegiatan bercocok tanam meski berada di wilayah dengan keterbatasan lahan,” katanya.

Iwan menjelaskan, pemilihan tema tanaman pangan pendamping beras juga sejalan dengan perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap penguatan ketahanan pangan.

“Pak Gubernur saat ini sedang konsen bagaimana tanaman pangan selain beras bisa dimanfaatkan masyarakat untuk ketahanan pangan. Di Jakarta lahannya terbatas, sehingga tanaman pangan selain padi bisa dikembangkan pada ruang-ruang yang terbatas,” jelasnya.

Ia mengatakan, selain mendukung diversifikasi pangan, tema tersebut dipilih sebagai langkah antisipasi terhadap dampak perubahan iklim, termasuk potensi kemarau panjang akibat El Nino.

Iwan berharap gerakan menanam tanaman pangan pendamping beras dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi beras sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.

“Minimal tanaman pendamping beras ini bisa mengurangi ketergantungan konsumsi beras bagi masyarakat," tuturnya.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap urban farming terus meningkat seiring masifnya program yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta. Diharapkan masyarakat perkotaan semakin banyak yang mengetahui mulai dari budidaya sampai panen dan olahan.

“Diharapkan dari hulu hingga hilirnya urban farming ini bisa terus berkembang,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gudang beras PT Food Station Tjipinang Jaya

Pemprov DKI Pastikan Pasokan Beras Tetap Terjaga

Senin, 08 September 2025 3725

Dinas KPKP Bekali UMKM Keterampilan Fotografi dan Digital Marketing

Dinas KPKP Bekali UMKM Keterampilan Fotografi dan Digital Marketing

Jumat, 19 Juni 2026 739

Pemeriksaan pangan jaksel tiyo

Sudin KPKP Jaksel Terus Pastikan Pangan Aman Konsumsi

Kamis, 04 Juni 2026 625

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3014

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2607

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1819

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1422

Festival palang pintu tiyo 2

Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

Sabtu, 03 Oktober 2026 932

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks