Kamis, 18 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 198
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menyelenggarakan Pembinaan Jabatan Fungsional Guru Tahun 2026 di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I setempat. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini diikuti lebih dari 350 peserta secara luring dan daring.
"Kemajuan pendidikan"
Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Selatan, Achmad Basyaruddin mengatakan, guru merupakan ujung tombak dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan.
"Tidak akan ada kemajuan pendidikan tanpa peran guru yang profesional, berdedikasi, dan memiliki semangat untuk terus belajar," ujarnya, Kamis (18/6).
Achmad menjelaskan, jabatan fungsional guru bukan sekadar kedudukan administratif, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, profesional, dan sosial.
"Pembinaan ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman guru mengenai pengembangan karier dan pemenuhan angka kredit jabatan fungsional," terangnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi, etos kerja, dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas pembelajaran.
"Saya berharap melalui pembinaan ini para guru dapat semakin memahami mekanisme pengembangan karier jabatan fungsional, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan tugas utama, hingga pengembangan diri dan karya inovatif yang menjadi bagian dari penilaian kinerja," bebernya.
Ia menambahkan, di tengah transformasi pendidikan yang terus berkembang, guru dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta kebutuhan peserta didik yang semakin beragam.
Achmad mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi antarpendidik, serta memanfaatkan berbagai program pelatihan dan pembinaan sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme yang berkelanjutan.
"Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator agar peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari menuturkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru sebagai tenaga pendidik melalui pembinaan dan pengembangan jabatan fungsional secara berkelanjutan.
"Tujuannya adalah memberikan pemahaman mengenai pengembangan karier, peningkatan kompetensi profesional, sosial, dan kepribadian, serta pemenuhan angka kredit jabatan fungsional guru sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Ia menginginkan, melalui kegiatan ini para peserta dapat memahami mekanisme pengembangan profesi, penyusunan administrasi jabatan fungsional, pengumpulan angka kredit, serta pentingnya pengembangan keprofesian berkelanjutan.
"Melalui pemahaman yang baik, guru akan lebih siap menghadapi berbagai tuntutan dan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis," tuturnya.
Premi menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
"Peran guru sangat menentukan dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan," tandasnya.