Menuju Lima Abad, Jakarta Tunjukkan Kemajuan Kota Global

Kamis, 18 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 619

Bundaran HI dok

(Foto: Doc)

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menilai, usia Jakarta yang hampir mencapai 500 tahun harus menjadi momentum untuk menunjukkan kemajuan nyata sebagai kota global.

Menurutnya, Jakarta perlu menghadirkan perubahan yang signifikan melalui peningkatan berbagai indikator kota global, mulai dari infrastruktur, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik yang berkualitas.

"Usia 500 tahun usia yang matang,"

“Usia 500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya. Parameter kota global, termasuk infrastruktur dan ruang terbuka, harus terus ditingkatkan,” ujar Pantas, Kamis (18/6).

Dikatakan Pantas, upaya tersebut perlu sejalan dengan target Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan posisi Jakarta di jajaran kota global dalam beberapa tahun ke depan. Sebab itu, berbagai sarana dan prasarana pendukung masih perlu terus dibenahi.

Pantas juga mengapresiasi sejumlah proyek pembangunan yang telah rampung menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta. Menurutnya, peresmian proyek yang telah selesai dikerjakan dapat menjadi pemacu bagi perangkat daerah, sektor swasta, maupun pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan.

“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi tentu baik untuk masyarakat,” katanya.

Pantas juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada seremoni atau pengumuman rencana proyek semata. Ia menilai, masyarakat lebih membutuhkan hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

“Tidak perlu hingar-bingar mengumumkan akan membangun sesuatu. Kalau sudah selesai, baru diresmikan. Yang penting kerja nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pantas mendukung pembangunan yang tetap berjalan di tengah berbagai dinamika di masyarakat. Menurutnya, setiap proyek memang harus disertai sosialisasi yang baik, namun kepentingan publik tetap harus menjadi prioritas utama.

“Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat banyak. Jangan sampai kepentingan publik terhambat hanya karena gangguan dari segelintir pihak,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dukung Jakarta Kota Global, Jakarta Robotic Games 2026 Digelar Rebutkan Piala Gubernur

120 Sekolah Berkompetisi dalam Jakarta Robotic Games 2026

Rabu, 17 Juni 2026 1300

Posko SPMB di SMKN 12 anita

Layanan Posko SPMB di Jakarta Utara Diapresiasi Warga

Rabu, 17 Juni 2026 957

Cat kanstin rawajati jaksel tiyo2

Kawasan Rawajati Dipercantik Jelang HUT ke-499 Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 429

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3125

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1723

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 654

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1335

Dwi Rio Sambodo ketua pansus agraria ist

Pansus Reforma Agraria Matangkan Penyerahan Sertifikat Tanah Warga

Sabtu, 19 September 2026 551

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks