Jumat, 12 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 128
(Foto: Nurito)
Sebanyak 20 warga mengikuti pelatihan Mobile Training Unit (MTU) yang diadakan di Kantor Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
"Modal untuk meningkatkan kesejahteraan"
Kegiatan hasil kolaborasi antara Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur dan Kelurahan Cipinang ini menjadi upaya mendekatkan akses pelatihan kerja kepada masyarakat melalui sistem jemput bola.
Lurah Cipinang, Heidy Amelia Rangkuti mengatakan, pelatihan sudah berlangsung sejak 8 Juni 2026 dan diikuti oleh warga setempat yang sebelumnya mendaftar melalui proses seleksi administrasi.
"Peserta seluruhnya merupakan warga Cipinang yang sedang mencari pekerjaan maupun yang ingin memulai usaha mandiri. Melalui pelatihan ini, mereka dibekali keterampilan yang dapat menjadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya, Jumat (12/6).
Heidy menjelaskan, proses sosialisasi dan pendaftaran dibantu oleh pengurus RT, RW, serta Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) yang menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk grup WhatsApp lingkungan.
"Saya berharap program ini dapat menjadi salah satu solusi dalam menekan angka pengangguran sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru di wilayah Cipinang," terangnya.
Kepala PPKD Jakarta Timur, Teguh Hendrawan memaparkan, pelatihan MTU dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses pelatihan tanpa harus datang langsung ke kantor PPKD.
"Kami sengaja menghadirkan pelatihan ke lingkungan warga agar akses pengembangan kompetensi semakin mudah. Masyarakat cukup datang ke kantor kelurahan untuk memperoleh pelatihan yang sama seperti di PPKD," ucapnya.
Ia menuturkan, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori dan praktik, tetapi juga memperoleh dua sertifikat sekaligus setelah menyelesaikan pelatihan, yakni sertifikat dari PPKD Jakarta Timur dan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Seluruh kebutuhan peserta selama pelatihan, termasuk konsumsi dan makanan ringan sudah disiapkan panitia agar mereka dapat fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Cipinang, Anzani (18) mengaku sangat senang bisa mengikuti pelatihan digital marketing.
"Sangat menambah keterampilan dan pengalaman. Materi yang diberikan sangat aplikatif, mulai dari strategi pemasaran digital, pengelolaan media promosi, hingga pembuatan blog untuk mendukung penjualan produk secara daring," tandasnya.