Jumat, 05 Juni 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 115
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Guna meminimalisir sampah rumah tangga, Kelurahan Kembangan Selatan,Jakarta Barat, menargetkan pembangunan enam unit Teba Komposter di wilayah permukiman warga.
Menurut Lurah Kembangan Selatan, Junaidi, sejak dua pekan lalu jajarannya telah merampungkan pembangun dua unit Teba Komposter di Taman Kembangan Abadi, Jalan Kembangan Abadi II RW 08.
Ubah sampah jadi kompos dalam waktu satu bulan
Dua Teba Komposter yang telah dibangun itu, jelas Junaidi, masing-masing berbentuk persegi empat berukuran panjang dan lebar 1,5 meter dan kedalaman 1,5 meter. Kemudian yang berbentuk bulat dengan diameter 1,5 meter.
"Keduanya sama memiliki kedalaman 1,5 meter dan bisa menampung sekitar 0,25 meter kubik sampah," ungkapnya, Jumat (5/6).
Diungkapkan Junaidi, pemilihan Teba Komposter sebagai media pemilahan sampah organik karena prosesnya yang simpel dan bisa dilakukan dalam waktu singkat.
"Warga tinggal memasukkan sampah organik ke dalam Teba Komposter untuk diolah menjadi kompos dalam waktu sekitar sebulan," bebernya.
Ditambahkan Junaidi, pihaknya berencana membangun empat Teba Komposter lagi. Dua unit dibangun di wilayah RW 04, serta masing-masing satu unit di wilayah RW 05 dan 06.
Selain melalui Teba Komposter, Junaidi mengaku terus mendorong warga untuk melakukan gerakan pemilahan dan pengurangan sampah dengan berbagai metode. Diantaranya, membuat lubang biopori menggunakan pipa paralon di halaman rumah.
"Kita akan jadikan RW 04 dan RW 06 Kembangan Selatan sebagai pilot project. Kalau berhasil kita akan dorong ke seluruh RW," tandasnya.