Rabu, 03 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 106
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pasukan Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan berhasil melakukan pemangkasan 10 pohon rawan tumbang di wilayah Kecamatan Mampang Prapatan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat sekaligus bagian dari program rutin Rabu Menoping.
"Memberikan rasa aman dan nyaman"
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Herlina Merinda mengatakan, sebagian besar pohon yang dipangkas merupakan hasil laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
"Pemangkasan ini perlu segera kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, serta menjaga estetika kota tetap terjaga," ujarnya, Rabu (3/6).
Herlina menjelaskan, dari 10 pohon yang dipangkas, sembilan di antaranya merupakan pohon jenis angsana dan satu pohon jenis flamboyan.
"Pohon-pohon ini dinilai berpotensi membahayakan karena kondisi cabang dan ranting yang sudah sempal serta rawan tumbang," terangnya.
Menurutnya, rata-rata pohon yang dipangkas memiliki diameter batang antara 20 hingga 30 sentimeter.
"Pemangkasan hari ini telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 40 personel Pasukan Hijau kami kerahkan denga didukung kendaraan dinas operasional mobil tangga," ungkapnya.
Herlina mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan pohon yang kondisinya dinilai membahayakan atau berpotensi tumbang, baik melalui aplikasi JAKI maupun kepada aparat pemerintah setempat.
Ia berharap, kegiatan pemantauan dan pemangkasan pohon yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan pemantauan rutin terhadap pohon-pohon di Jakarta Selatan, keamanan dan kenyamanan warga dapat terus terjaga," tandasnya.