Wakil Walkot Jakut Resmikan Klinik Pratama RIAL NU

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 347

IMG 20260525 WA0132

(Foto: Anita Karyati)

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan meresmikan pengembangan pelayanan kesehatan Klinik Pratama RIAL Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Utara sekaligus kegiatan bakti sosial di Kantor PCNU Jakarta Utara, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja.

"Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat"

Fredy mengapresiasi kehadiran Klinik Pratama RIAL NU sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. 

"Nahdlatul Ulama tidak hanya hadir untuk menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan. Khidmat NU harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang nyata," ujarnya, Senin (25/5).

Fredy menjelaskan, akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. 

"Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di Jakarta Utara," terangnya.

Memurutnya, klinik tersebut dibangun dengan semangat khadamatul ummah atau pelayanan kepada umat. Meski dikelola oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Utara, layanan kesehatan itu terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

"Semoga kehadiran klinik ini membawa manfaat besar bagi warga dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Jakarta Utara, KH Agus Muslim menuturkan, pengembangan klinik dilakukan sebagai respons terhadap tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya warga Nahdliyin di Jakarta Utara. 

"NU harus terus bertransformasi dan memperluas cakupan pengabdiannya. Kami tidak boleh hanya terpaku pada pelayanan keagamaan saja, tetapi juga harus mengambil tanggung jawab dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ucapnya.

Agus mengungkapkan, nama RIAL merupakan akronim dari Rukun Islam Ada Lima yang memiliki filosofi mendalam. Klinik Pratama RIAL NU saat ini menjadi satu-satunya fasilitas kesehatan milik PCNU di wilayah DKI Jakarta.

Dalam operasionalnya, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah mitra, salah satunya Shelter Indonesia Sehat yang memberikan layanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi warga kurang mampu.

"Kami juga bersinergi dengan berbagai mitra untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat," imbuhnya.

Agus menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Jakarta Utara atas dukungan yang diberikan, termasuk pembangunan Kantor PCNU Jakarta Utara pada 2021 yang menjadi gedung PCNU pertama di DKI Jakarta.

"Kami berharap PCNU Jakarta Utara terus konsisten melayani dan memberikan kebermanfaatan bagi seluruh warga ke depannya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Wali Kota Jaksel Resmikan Klinik Pratama Satpelkes di Kantornya

Munjirin Resmikan Tempat Baru Klinik Pratama Kantor Wali Kota Jaksel

Jumat, 24 Januari 2025 1578

Peresmian Kantor Damkar Tanjung Priok, Selasa (27/1)

Peresmian Kantor Damkar Tanjung Priok Perkuat Perlindungan Keselamatan Warga

Rabu, 28 Januari 2026 908

Tekan Tawuran, Fasilitas Ring Tinju di Pasar Rebo Diresmikan

Tekan Tawuran, Fasilitas Ring Tinju di Pasar Rebo Diresmikan

Senin, 18 Mei 2026 1130

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7038

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4661

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2184

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2204

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1748

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks