Munjirin Jadi Irup Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Jakarta Timur

Senin, 04 Mei 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 235

IMG 20260504 WA0035

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur setempat.

"Menumbuhkembangkan potensi manusia"

Dalam upacara tersebut, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur, Muhammad Fahmi bertindak sebagai perwira upacara. Sementara, komandan upacara dijabat oleh Jumadi, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur.

Membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Munjirin menyampaikan, peringatan Hardiknas merupakan momentum untuk melakukan refleksi serta meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

"Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia," ujarnya, Senin (4/5).

Munjirin menjelaskan, mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem among, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan).

Menurutnya, sesuai amanat Undang Undang Dasar 1945 dan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban yang bermartabat.

"Pendidikan merupakan proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, serta bertanggung jawab," terangnya.

Ia menuturkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai program prioritas untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Terdapat lima kebijakan strategis yang menjadi fokus pemerintah, yaitu pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran; peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.

Kemudian, penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman; peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi, serta tes kemampuan akademik; dan perluasan akses pendidikan yang inklusif serta terjangkau.

Berbagai kebijakan tersebut perlu didukung dengan penguatan karakter peserta didik, termasuk melalui penerapan kebiasaan positif dan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan dan kekerasan.

"Seluruh kebijakan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung prinsip 3M, yaitu pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa itu, program hanya akan menjadi formalitas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Lomba Tradisonal sdn kramat jati 01 otoy

Lomba Tradisonal Isi Peringatan Hardiknas di SDN Kramat Jati 01

Senin, 04 Mei 2026 489

Walikota jaksel anwar hardiknas tiyo2e

Anwar Jadi Irup Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Jaksel

Senin, 04 Mei 2026 691

Ratusan Siswa SDN 11 Serdang Antusias Ikut Karnval Budaya   Pentas Seni

Peringati Hardiknas, SDN 11 Serdang Adakan Karnaval Budaya

Rabu, 29 April 2026 383

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 4363

Posko Pelayanan SPMB di SMAN 78 Jakarta Barat 3

Ketua Komisi E Pastikan SPMB Tahap I Berjalan Baik

Senin, 29 Juni 2026 610

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 739

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 962

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 1056

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks