Pembatasan Gawai di Sekolah Diharapkan Dorong Interaksi dan Minat Baca

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 599

Anak sekolah smp sekolah otoy (1)

(Foto: Andri Widiyanto)

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana mengajak para siswa memanfaatkan waktu istirahat dan waktu luang di sekolah untuk berinteraksi langsung dengan teman setelah terbitnya edaran pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Menurut Nahdiana, kebijakan tersebut bertujuan menghidupkan kembali interaksi sosial antarpelajar yang dinilai mulai berkurang akibat penggunaan gawai.

"Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman,"

“Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman. Anak-anak juga dibiasakan membaca sebelum masuk kelas, lalu bisa saling bercerita tentang buku yang dibaca,” ujar Nahdiana, Jumat (24/4).

Ia berharap, pembatasan penggunaan gawai tidak hanya meningkatkan interaksi sosial, tetapi juga mendorong minat baca siswa.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki turut mendukung kebijakan pembatasan gawai di sekolah. Ia menilai, pembatasan penggunaan gawai perlu diperluas hingga ke lingkungan rumah.

“Kalau di sekolah sudah dibatasi, di rumah jangan terus-menerus pakai gadget juga,” kata Subki.

Ditegaskan Subki, peran keluarga sangat penting dalam mendukung kebijakan tersebut. Tanpa keterlibatan orang tua, aturan di sekolah dinilai tidak akan berjalan optimal.

“Peran orang tua penting. Kalau hanya mengandalkan edaran di sekolah, tapi di rumah tidak diterapkan, tentu tidak akan efektif,” tegasnya.

Ia juga berharap kebijakan ini dapat melindungi siswa dari paparan konten negatif, termasuk yang berpotensi mengarah pada radikalisme.

Sekadar diketahui, Disdik DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor e-0001/SE/2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Melalui kebijakan ini, ponsel dan tablet wajib dinonaktifkan serta disimpan di tempat khusus selama jam pelajaran, kecuali digunakan untuk kepentingan pembelajaran. Sekolah juga menyediakan narahubung yang dapat dihubungi orang tua dalam kondisi darurat.

BERITA TERKAIT
HAN, Sudinkes Jaktim Edukasi Siswa TK Kurangi Penggunaan Gadget

Sudinkes Jaktim Edukasi Anak Kurangi Penggunaan Gadget

Kamis, 24 Juli 2025 839

IMG 20260304 WA0063

Komisi E-Disdik Bahas Penguatan KJP dan Program Sekolah Gratis

Rabu, 04 Maret 2026 773

Gawai sekolah ist3

Komisi E Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

Senin, 09 Maret 2026 789

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 2802

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1420

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 805

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1808

IMG 20260610 WA0101

20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

Rabu, 10 Juni 2026 1067

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks