Pembatasan Gawai di Sekolah Diharapkan Dorong Interaksi dan Minat Baca

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 730

Anak sekolah smp sekolah otoy (1)

(Foto: Andri Widiyanto)

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana mengajak para siswa memanfaatkan waktu istirahat dan waktu luang di sekolah untuk berinteraksi langsung dengan teman setelah terbitnya edaran pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Menurut Nahdiana, kebijakan tersebut bertujuan menghidupkan kembali interaksi sosial antarpelajar yang dinilai mulai berkurang akibat penggunaan gawai.

"Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman,"

“Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman. Anak-anak juga dibiasakan membaca sebelum masuk kelas, lalu bisa saling bercerita tentang buku yang dibaca,” ujar Nahdiana, Jumat (24/4).

Ia berharap, pembatasan penggunaan gawai tidak hanya meningkatkan interaksi sosial, tetapi juga mendorong minat baca siswa.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki turut mendukung kebijakan pembatasan gawai di sekolah. Ia menilai, pembatasan penggunaan gawai perlu diperluas hingga ke lingkungan rumah.

“Kalau di sekolah sudah dibatasi, di rumah jangan terus-menerus pakai gadget juga,” kata Subki.

Ditegaskan Subki, peran keluarga sangat penting dalam mendukung kebijakan tersebut. Tanpa keterlibatan orang tua, aturan di sekolah dinilai tidak akan berjalan optimal.

“Peran orang tua penting. Kalau hanya mengandalkan edaran di sekolah, tapi di rumah tidak diterapkan, tentu tidak akan efektif,” tegasnya.

Ia juga berharap kebijakan ini dapat melindungi siswa dari paparan konten negatif, termasuk yang berpotensi mengarah pada radikalisme.

Sekadar diketahui, Disdik DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor e-0001/SE/2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Melalui kebijakan ini, ponsel dan tablet wajib dinonaktifkan serta disimpan di tempat khusus selama jam pelajaran, kecuali digunakan untuk kepentingan pembelajaran. Sekolah juga menyediakan narahubung yang dapat dihubungi orang tua dalam kondisi darurat.

BERITA TERKAIT
HAN, Sudinkes Jaktim Edukasi Siswa TK Kurangi Penggunaan Gadget

Sudinkes Jaktim Edukasi Anak Kurangi Penggunaan Gadget

Kamis, 24 Juli 2025 952

IMG 20260304 WA0063

Komisi E-Disdik Bahas Penguatan KJP dan Program Sekolah Gratis

Rabu, 04 Maret 2026 935

Gawai sekolah ist3

Komisi E Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

Senin, 09 Maret 2026 915

BERITA POPULER
Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 1418

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1820

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1445

Pilah sampah gerakan kolektif ist

Festival Edukasi Pilah Sampah Jadi Gerakan Kolektif Bangun Kesadaran Lingkungan

Selasa, 28 Juli 2026 624

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 515

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks