Pembatasan Gawai di Sekolah Diharapkan Dorong Interaksi dan Minat Baca

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 66

Anak sekolah smp sekolah otoy (1)

(Foto: Andri Widiyanto)

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Nahdiana mengajak para siswa memanfaatkan waktu istirahat dan waktu luang di sekolah untuk berinteraksi langsung dengan teman setelah terbitnya edaran pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Menurut Nahdiana, kebijakan tersebut bertujuan menghidupkan kembali interaksi sosial antarpelajar yang dinilai mulai berkurang akibat penggunaan gawai.

"Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman,"

“Waktu istirahat bisa dimanfaatkan untuk ngobrol dengan teman. Anak-anak juga dibiasakan membaca sebelum masuk kelas, lalu bisa saling bercerita tentang buku yang dibaca,” ujar Nahdiana, Jumat (24/4).

Ia berharap, pembatasan penggunaan gawai tidak hanya meningkatkan interaksi sosial, tetapi juga mendorong minat baca siswa.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Subki turut mendukung kebijakan pembatasan gawai di sekolah. Ia menilai, pembatasan penggunaan gawai perlu diperluas hingga ke lingkungan rumah.

“Kalau di sekolah sudah dibatasi, di rumah jangan terus-menerus pakai gadget juga,” kata Subki.

Ditegaskan Subki, peran keluarga sangat penting dalam mendukung kebijakan tersebut. Tanpa keterlibatan orang tua, aturan di sekolah dinilai tidak akan berjalan optimal.

“Peran orang tua penting. Kalau hanya mengandalkan edaran di sekolah, tapi di rumah tidak diterapkan, tentu tidak akan efektif,” tegasnya.

Ia juga berharap kebijakan ini dapat melindungi siswa dari paparan konten negatif, termasuk yang berpotensi mengarah pada radikalisme.

Sekadar diketahui, Disdik DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor e-0001/SE/2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Melalui kebijakan ini, ponsel dan tablet wajib dinonaktifkan serta disimpan di tempat khusus selama jam pelajaran, kecuali digunakan untuk kepentingan pembelajaran. Sekolah juga menyediakan narahubung yang dapat dihubungi orang tua dalam kondisi darurat.

BERITA TERKAIT
HAN, Sudinkes Jaktim Edukasi Siswa TK Kurangi Penggunaan Gadget

Sudinkes Jaktim Edukasi Anak Kurangi Penggunaan Gadget

Kamis, 24 Juli 2025 746

IMG 20260304 WA0063

Komisi E-Disdik Bahas Penguatan KJP dan Program Sekolah Gratis

Rabu, 04 Maret 2026 412

Gawai sekolah ist3

Komisi E Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

Senin, 09 Maret 2026 637

BERITA POPULER
Gubernur halal bihalal itb otoy

Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

Minggu, 19 April 2026 4475

Walikota jakpus arifin (2)

150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

Kamis, 23 April 2026 810

PSX 20260423 123813

Pemkot Jakut Peringati Hari Bumi Sedunia Bersama Komunitas Lovely Hands

Kamis, 23 April 2026 841

Wagub rano KJMU

Rano Buka Forum Orientasi Penerima Baru KJMU

Kamis, 23 April 2026 696

Siaranpers pemprov dki 20260422122518 3ms4j9 484

Pramono Kunjungi Tiga Negara Perkuat Kemitraan Strategis

Rabu, 22 April 2026 912

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks