Kamis, 16 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 209
(Foto: Andri Widiyanto)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri kegiatan halal bihalal Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta di Lapangan Banteng, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 orang ASN, PJLP, dan Tenaga Ahli, Rano meminta Dinas Kominfotik DKI Jakarta berperan aktif memperkuat strategi komunikasi (strakom) menghadapi 5 abad Jakarta.
"Mari kita bangun komunikasi yang responsif, adaptif, dan inspiratif,"
"Saya memahami bahwa kerja di bidang ini sering kali tidak terlihat secara langsung, namun memiliki dampak yang sangat krusial memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercayai," ujar Rano, Kamis (16/4).
Karena itu, dalam kesempatan kumpul bersama ini Rano menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kominfotik yang selama ini dinilainya telah menjadi garda terdepan menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada publik.
Dijelaskan Rano, saat ini komunikasi telah berkembang sedemikian pesat sehingga fungsinya tidak lagi sekadar menyampaikan pesan. Perkembangan teknologi menjadikan komunikasi saat ini menjadi strategi penting untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dicontohkannya, rangkaian kegiatan Jakarta Festive Wonder mulai dari Christmas Carrol, Natal, Tahun Baru, Imlek, pawai ogoh-ogoh, Cap Gomeh, Festival Beduk hingga Halal Bihalal Jakarta, mampu memberikan dampak fiskal hingga Rp 67,5 triliun. Hasil itu diyakininya tidak akan tercapai bila tidak ada peran Diskominfotik DKI Jakarta menyebarkan informasi kegiatan pada publik.
Ke depan Rano, mengatakan. dirinya bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tidak akan melepaskan momentum Jakarta memasuki usia 500 tahun pada tahun 2027 menjadi event besar. Sebab itu, Ia berharap Dinas Kominfotik DKI Jakarta, bisa mengawal kesuksesan tahapan dan puncak event tersebut.
Ditegaskannya, arus informasi yang bergerak sangat cepat membuka peluang besar bagi keterbukaan, sekaligus menghadirkan tantangan, terutama dengan maraknya hoaks dan disinformasi yang dapat mempengaruhi kepercayaan publik.
Sebab itu, Rano menegaskan penguatan kanal 'Jakarta Lawan Hoax' menjadi langkah yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi informasi yang menyesatkan, sekaligus menghadirkan klarifikasi yang cepat, tepat, dan berbasis data.
"Tidak ada gunanya kita melakukan tindakan cepat dan tepat namun tidak berbasis data. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik," tambahnya.
Sejalan dengan itu, Rano berharap penguatan komunikasi publik perlu didukung oleh pemanfaatan teknologi yang semakin terintegrasi. Lalu, sistem jaringan CCTV di Jakarta ke depan diharapkannya terus dikembangkan dengan berbasis AI (Artificial Intelligence). Dengan begitu diharapkannya Dinas Kominfotik DKI Jakarta mampu menyediakan data secara real-time untuk mendukung berbagai kebijakan.
Melalui integrasi tersebut, Rano berharap data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan lalu lintas, deteksi dini bencana, hingga peningkatan kualitas layanan publik yang lebih akuntabel dan transparan. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan merupakan produk yang dari data akurat dan terukur.
Rano menegaskan optimalisasi portal 'Satu Data Jakarta' menjadi langkah yang sangat strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi dan modern. Seban itu, Ia berharap momentum kebersamaan halal bihalal ini dapat memperkuat sinergi, memperbaiki berbagai kekurangan, dan mendorong kerja-kerja yang lebih baik untuk masyarakat.
"Mari kita bangun komunikasi yang responsif, adaptif, dan inspiratif dalam menjaga Jakarta tetap maju dan sejahtera," tegasnya.
Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awalludin mengatakan, kegiatan silaturahmi halal bihalal ini utamanya dalamrangka memupuk kebersamaan, kekompakan, dan soliditas jajarannya. Kegiatan diikuti sekitar 1.000 orang ASN, PJLP dan tenaga ahli dari jajarannya di seluruh DKI Jakarta.
Kemudian menanggapi harapan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Budi mengaku jajarannya siap mengawal kesuksesan Jakarta menuju 5 abad. Dipastikannya, jajaran Dinas Kominfotik DKI Jakarta akan menjalani tugas pokok dan fungsi memberikan terbaik kepada masyarakat.
"Semoga dengan tim yang solid ini, kami dapat terus membangun dan meningkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi," tandasnya.