Persatukan Seluruh Lapisan Masyarakat, DKI Gelar Halal Bihalal di Kota Tua

Rabu, 08 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 845

Halal bihalal disparekraf

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal sebagai wadah pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat di Taman Fatahillah, Jakarta Barat, pada Sabtu, 11 April 2026.

"Kita ingin menyampaikan pesan,"

Acara ini dirancang untuk mempertemukan warga dari beragam latar belakang suku, agama, dan golongan guna memperkuat ikatan sosial dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat secara langsung di ruang publik.

Melalui perpaduan tradisi silaturahmi dan teknologi modern seperti video mapping, kegiatan ini bertujuan merayakan kebersamaan sekaligus menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang harmonis.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andhika Permata, mengatakan momentum ini merupakan wujud nyata dari silaturahmi yang inklusif. Maka itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka panggung yang setara bagi seluruh elemen masyarakat untuk saling menyapa, berinteraksi, dan saling memaafkan. 

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa setiap warga, dari Gen Z hingga generasi pendahulu, memiliki tempat yang sama dalam membangun narasi kota Jakarta,” ungkapnya, Rabu (8/4).

 

Penyelenggaraan Halal Bihalal Jakarta dimulai dengan Doa lintas agama dengan menghadirkan semua pemuka agama untuk berdoa semoga kerukunan selalu terjaga di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk gigi bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta.

Pemanfaatan arsitektur bersejarah di Taman Fatahillah sebagai kanvas digital melalui pertunjukan Video Mapping merupakan simbol penghormatan terhadap sejarah kota sekaligus inovasi daya tarik wisata.

Selain itu, acara ini menghadirkan ruang ekspresi bagi talenta muda melalui instalasi cahaya dan penampilan seni, serta pertunjukan musik dari Orchestra Purwacaraka.

“Inisiatif ini membuktikan bahwa ruang publik Jakarta mampu menjadi motor penggerak kreativitas yang menyatukan nilai sejarah dengan kemeriahan hiburan modern bagi warga maupun wisatawan,” tandasnya.

 

BERITA TERKAIT
Wisata kota tua tiyo

Kawasan Kota Tua Diserbu Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Kamis, 26 Maret 2026 1116

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2972

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1375

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 529

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1294

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1103

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks