Selasa, 31 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 96
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Penataan kawasan unggulan Triwulan I di Jalan Dharma Putra RT 01/04, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan kini menghadirkan wajah baru dengan konsep ketahanan pangan berbasis lingkungan.
"Mendukung pemenuhan gizi masyarakat"
Lurah Kebayoran Lama Selatan, Nuryanti mengatakan, sebelum ditata, lahan tersebut merupakan area kosong yang tidak terawat dan kerap dijadikan tempat pembuangan sampah serta puing oleh warga.
"Melalui penataan ini, kami bekerja sama dengan PT Intiland sebagai pemilik lahan agar area ini bisa dimanfaatkan lebih optimal bagi masyarakat," ujarnya, Selasa (31/3).
Nuryanti menjelaskan, di lahan seluas sekitar 300 meter persegi tersebut, sebanyak 10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melakukan penataan dengan menghadirkan berbagai fasilitas pendukung ketahanan pangan.
"Untuk pengelolaannya diserahkan kepada Kelompok Tani (Poktan) dari warga setempat," terangnya.
Ia menuturkan, beragam tanaman produktif ditanam di lokasi ini, mulai dari kangkung, bayam, terung, jagung pulut, singkong, hingga tanaman buah seperti jambu dan pisang. Selain itu, tersedia pula kolam gizi yang diisi ikan nila sebagai sumber protein bagi warga.
"Bibit tanaman berasal dari Sudin KPKP dan Sudin Tamhut. Untuk penunjang lainnya seperti tempat sampah, akses jalan, dan saluran air, kami berkolaborasi dengan Sudin Bina Marga, Sudin Lingkungan Hidup, serta Sudin SDA Jakarta Selatan," bebernya.
Ia berharap, keberadaan kawasan ini tidak hanya dijaga oleh Poktan, tetapi juga seluruh warga sekitar, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, termasuk dalam upaya mengurangi angka stunting.
"Kami ingin hasil panennya dimanfaatkan sebaik mungkin, salah satunya untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Agung Prabowo mengapresiasi upaya jajaran kelurahan setempat yang berhasil mengubah lahan tak terawat menjadi kawasan hijau produktif.
"Kami menamai pengelolan lahan ini Poktan Mawar RW 04 Mawar Adigana. Adigana berarti unggul, harapannya wilayah ini bisa menjadi contoh dalam ketahanan pangan lingkungan," tandasnya.