Senin, 16 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 272
(Foto: Nugroho Sejati)
Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama masa cuti bersama Hari Raya Nyepi dan libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Republik Indonesia, Rini Widyantini, saat meninjau layanan kesehatan di RSUD Pasar Minggu, Senin (16/3). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.
"Dokter dan tenaga medis akan tetap siaga"
Rini mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan layanan publik, khususnya sektor kesehatan, tetap berjalan prima meski memasuki masa cuti bersama.
"Sebagaimana diketahui, masa cuti bersama telah dimulai hari ini. Kita akan memasuki masa libur sekitar dua pekan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri. Kami ingin memastikan rumah sakit tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat," ujarnya, Senin (16/3).
Menurutnya, layanan kesehatan merupakan salah satu layanan esensial yang harus selalu tersedia di garda terdepan pelayanan pemerintah.
"Pak Presiden juga telah menekankan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik meskipun di hari libur," terangnya.
Rini menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan manajemen rumah sakit, RSUD Pasar Minggu tetap beroperasi selama 24 jam. Hanya layanan poli tertentu yang menyesuaikan jadwal pada hari libur nasional.
"Dokter dan tenaga medis akan tetap siaga untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga," ungkapnya.
Ia juga menyoroti kemudahan sistem pendaftaran daring yang diterapkan di RSUD Pasar Minggu. Adanya sistem tersebut, pasien dapat mendaftar tanpa harus mengantre lama sehingga potensi penumpukan di rumah sakit dapat diminimalisasi.
Rini menambahkan, RSUD Pasar Minggu bahkan telah meraih penghargaan pelayanan prima dan predikat Zona Integritas dari KemenPAN-RB yang menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik.
Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan keluhan maupun apresiasi melalui berbagai kanal pengaduan yang tersedia.
"Setiap poli terdapat barcode survei kepuasan publik yang bisa diisi oleh pasien. Jika layanan kurang baik, silakan dilaporkan. Jika baik pun bisa disampaikan sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan melalui portal nasional www.lapor.go.id," bebernya.
Ia menilai, alur pelayanan di RSUD Pasar Minggu sudah cukup nyaman, termasuk adanya pemisahan layanan khusus bagi lansia dan anak-anak mulai dari proses pendaftaran hingga pengambilan obat di farmasi.
Rini berharap, kualitas layanan dapat terus ditingkatkan mengingat RSUD Pasar Minggu juga menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan kanker di DKI Jakarta.
"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan, dokter, dan seluruh jajaran yang tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat di hari-hari besar," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan layanan kesehatan secara komprehensif selama masa libur hari raya.
Terdapat 44 Puskesmas tingkat kecamatan dan 290 Puskesmas tingkat kelurahan yang siap melayani masyarakat. Selain itu, sebanyak 31 RSUD di Jakarta juga disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
'Unit Gawat Darurat (IGD) dan layanan kritis lainnya tetap beroperasi selama 24 jam penuh," jelasnya.
Untuk mendukung pelayanan kesehatan darurat, lanjut Ani, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyiagakan 96 unit ambulans yang tersebar di berbagai titik wilayah Jakarta.
"Ambulans ini disiapkan untuk memberikan akses layanan kesehatan secara cepat, baik untuk penanganan pra-rumah sakit maupun rujukan antar-fasilitas kesehatan," tandasnya.