Senin, 16 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 241
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan membuka posko layanan kesehatan gratis bagi penyintas kebakaran di Jalan Bintaro Permai, RW 09, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan.
"Prioritas bagi warga"
Ketua PMI Jakarta Selatan, Mundari mengatakan, posko kesehatan tersebut diaktivasi relawan medis untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terpantau dan mendapatkan penanganan yang diperlukan.
"Kemarin, kami menugaskan Seksi Pelayanan dan Seksi Kesehatan untuk menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan yang menjadi prioritas bagi warga," ujarnya, Senin (16/3).
Mundari menjelaskan, relawan medis dan petugas lainnya tidak hanya berjaga di posko kesehatan, tetapi juga mendatangi langsung lokasi pengungsian untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada penyintas kebakaran.
Ia menambahkan, PMI Jakarta Selatan juga sudah menyalurkan sejumlah bantuan bagi warga terdampak kebakaran. Bantuan tersebut terdiri dari 40 paket sembako, 32 paket perlengkapan kebutuhan dasar, dua karton popok bayi, 10 dus susu formula, air mineral, serta beberapa jeriken cairan pembersih lantai untuk menjaga kebersihan lingkungan di lokasi pengungsian.
"Kehadiran PMI di lokasi merupakan bagian dari peran PMI sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan juga merupakan bentuk pemanfaatan dana dari Bulan Dana PMI 2025 yang dikembalikan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang terdampak bencana.
Ia berharap, kehadiran relawan PMI di lokasi dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta memberikan dukungan kepada para penyintas agar dapat kembali bangkit setelah musibah tersebut.
"Kami akan terus melakukan pemantauan di lokasi hingga masa tanggap darurat dinyatakan selesai. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pengurus dan pemerintah wilayah setempat," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan, Sukendar menuturkan, dalam penanganan pascakebakaran yang menyebabkan sekitar 200 jiwa terdampak, BPBD telah mendirikan posko utama dan tenda pengungsian di sekitar lokasi kejadian.
"Pengungsian sebelumnya berada di GOR sekitar lokasi. Saat ini sebagian warga juga menempati SDN Bintaro 01 dan 02. Seluruh pengungsi terus kami pantau bersama unsur terkait agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi," tandasnya.