Kamis, 12 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 221
(Foto: Anita Karyati)
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berinisial NS yang bertugas di Unit Pengelola (UP) Museum Bahari sempat ditemukan beristirahat di rumah warga di Jalan Lodan, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
"Memastikan kebenaran suatu peristiwa"
NS yang diviralkan tersebut dipastikan tidak melakukan perbuatan negatif, namun karena sedang dalam kondisi kurang sehat dan tengah menjalani perawatan medis rawat jalan.
Kepala Unit UP Museum Bahari Jakarta, Mis’ari mengatakan, NS merupakan staf umum yang bertugas di Museum Bahari. Pihaknya juga telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi langsung dengan keluarga untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.
"Tadi malam saya sudah mendatangi rumah staf saya itu di kawasan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja. Berdasarkan keterangan keluarga, dalam satu bulan terakhir NS memang sedang menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta Utara," ujarnya, Kamis (12/3).
Mis'ari menjelaskan, berdasarkan keterangan dari istri yang bersangkutan, dalam beberapa hari terakhir NS kerap mengalami kecemasan yang cukup intens.
"Informasi yang menyebutkan yang bersangkutan mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang itu tidak benar," terangnya.
Ia menyayangkan munculnya unggahan dinakun media sosial yang belum terverifikasi dengan narasi menyebut NS sedang dalam kondisi mabuk akibat obat-obatan terlarang.
"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum dipublikasikan," ajaknya.
Mis'ari berharap, masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menarasikan suatu kejadian tanpa konfirmasi yang jelas.
"Saat ini yang bersangkutan memang sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik. Kami mohon doa dan dukungan agar yang bersangkutan dapat segera pulih," tuturnya.
Mis’ari menambahkan, selama menjalankan tugas di kantor, NS dikenal sebagai pegawai yang bekerja dan berinteraksi dengan baik bersama rekan kerja lainnya. Bahkan, saat ini yang bersangkutan sedang terlibat dalam program pengembangan budi daya ikan di lingkungan museum.
“l"Selama di kantor tidak ada hal yang mencurigakan. Beliau tetap bekerja dan berinteraksi seperti biasa. NS sudah bergabung di Museum Bahari sejak November 2025," tandasnya.