Rabu, 11 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 220
(Foto: Istimewa)
Sebanyak enam unit rumah kontrakan di bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Jalan X, RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan mengalami longsor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena bangunan sudah tidak dihuni sejak lama.
"Lokasinya di bibir kali"
Ketua RT 06/10, Kelurahan Kebon Baru, Irma mengatakan, keenam kontrakan tersebut telah lama dikosongkan oleh para penyewa dan pemilik karena kondisi tanah di sekitar bantaran sungai dinilai rawan longsor.
"Akibat longsor yang terjadi pada Jumat lalu, ada enam kontrakan yang hancur karena memang lokasinya di bibir kali dan tanahnya sudah turun hingga akhirnya ditinggalkan," ujarnya, Rabu (11/3).
Irma menjelaskan, para penghuni kontrakan telah pindah hampir satu tahun lalu setelah merasakan tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar bangunan.
"Pas kejadian longsor memang sudah tidak ada orang. Saat hujan deras dan debit air Kali Ciliwung meningkat, pondasi rumah tergerus air sehingga bangunannya runtuh," terangnya.
Sementara itu, Camat Tebet, Putut Puji Linangkung memaparkan, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan sudah melakukan pemasangan kayu dolken sebagai penyangga tanah untuk mencegah longsor susulan.
"Kami mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi agar tetap berhati-hati, mengingat kondisi cuaca saat ini tidak menentu dan berpotensi memicu pergerakan tanah di bantaran Kali Ciliwung," ungkapnya.
Pihak Kecamatan, kata Putut, sudah melakukan sosialisasi terkait rencana pembebasan lahan di bantaran Kali Ciliwung kepada warga setempat.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi potensi banjir dan risiko longsor di kawasan tersebut.
"Kami sudah melakukan sosialisasi sejak 2023, kemudian dilanjutkan pada 2024 dan 2025," ungkapnya.
Ia menuturkan, pembebasan lahan dilakukan secara bertahap setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyelesaikan pembebasan rumah warga di wilayah Rawajati, Kecamatan Pancoran.
"Data jumlah warga yang terdampak rencana normalisasi Kali Ciliwung di RW 10, Kelurahan Kebon Baru tercatat sebanyak 396 bidang. Sementara, untuk RW 11 dan RW 14 masih menunggu pendataan lebih lanjut," tandasnya.