Rabu, 04 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 292
(Foto: Reza Pratama Putra)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan kesiapan layanan gratis saat Idulfitri 1447 H/2026 M. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung mobilitas warga pada hari-hari besar keagamaan.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan, kebijakan tarif gratis ini tinggal menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui surat keputusan kepala dinas. Ia menyebut, layanan gratis bisa berlaku pada 1 Syawal atau diperpanjang hingga dua hari, tergantung hasil penetapan pemerintah daerah.
"saat Lebaran silaturahmi bisa menggunakan Transjakarta,"
“Seluruh layanan Transjakarta akan masuk dalam skema gratis, mulai dari BRT, non-BRT, hingga rute Transjabodetabek. Secara sistem pembayaran, tarif tetap tercatat Rp1 karena alasan teknis transaksi, meski secara substansi layanan tersebut gratis bagi pelanggan,” ujar Welfizon, Rabu (4/3).
Selain kebijakan tarif, Transjakarta juga akan menyesuaikan jam operasional pada hari pertama Lebaran. Welfizon menyampaikan, layanan diperkirakan mulai beroperasi pukul 09.00 atau 10.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada para pramudi dan karyawan melaksanakan salat Idulfitri terlebih dahulu.
Ia menjelaskan, Transjakarta juga mengantisipasi peningkatan penumpang menuju sejumlah lokasi wisata selama masa libur Lebaran. Beberapa rute yang akan diperkuat armadanya antara lain menuju Ancol, TMII, Ragunan, hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Penambahan armada juga akan dipertimbangkan untuk rute Transjabodetabek seperti arah Alam Sutera dan Bogor, menyesuaikan dengan tingkat permintaan.
“Termasuk kita juga sedang pelajari beberapa rute Transjabodetabek, yang ke Alam Sutera atau ke Bogor. Kita akan lihat demand-nya dan nanti kita akan sesuaikan jumlah armadanya sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan,” katanya.
Ia memprediksi, Ragunan menjadi salah satu titik terpadat, khususnya pada hari kedua dan ketiga Lebaran. Karena itu, Transjakarta tengah mengkaji kemungkinan pengaktifan kembali rute langsung, termasuk dari Koridor 13 arah Ciledug menuju Ragunan, dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan.
“Jumlah armada tambahan akan bersifat situasional. Secara umum, total permintaan penumpang di seluruh rute saat Lebaran cenderung menurun, sehingga armada dapat dialihkan untuk memperkuat jalur menuju pusat-pusat wisata,” katanya.
Di sisi lain, Transjakarta juga mencatat peningkatan signifikan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) sepanjang tahun lalu. Tercatat lebih dari 76 ribu pendaftar baru, dengan total penggunaan mencapai 25 juta transaksi pada 2025. Transjakarta memprediksi penggunaan KLG akan kembali meningkat saat libur Lebaran, seiring kebutuhan masyarakat untuk bersilaturahmi dengan keluarga.
“Manfaat dari Kartu Layanan Gratis itu salah satunya adalah bisa memperkuat silaturahmi. Jadi buat saling berkunjung ke keluarga atau ke saudara sekarang menjadi mudah sekali karena sudah ada Kartu Layanan Gratis. Dan tentu ini momen yang pas nanti pada saat Lebaran silaturahmi bisa menggunakan Transjakarta,” tandasnya.