Selasa, 03 Maret 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 223
(Foto: Nurito)
Sebanyak lebih dari 200 warga mengikuti program hapus tato yang digelar di Aula Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Kegiatan rutin tahunan yang diinisiasi Baznas (Bazis) Jakarta Timur ini dibuka langsung oleh Wali Kota setempat, Munjirin.
"Meningkat dibandingkan tahun lalu"
Munjirin mengatakan, program hapus tato merupakan agenda rutin yang digelar setiap Ramadan dan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI di bulan Agustus.
"Tahun ini jumlah pendaftar meningkat dibandingkan tahun lalu. Peserta yang mendaftar hari ini kurang lebih 200 orang," ujarnya, Selasa (3/3).
Ia mengapresiasi tingginya antusiasme warga, termasuk salah seorang peserta lanjut usia (Lansia) berumur 61 tahun yang telah mengikuti program tersebut selama empat tahun terakhir.
Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Timur, Eka Napisah menjelaskan, kuota awal yang disiapkan sebanyak 180 peserta. Namun, jumlah pendaftar melampaui target hingga lebih dari 200 orang.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses hingga tuntas dalam sehari ini. Antusiasme masyarakat sangat tinggi," terangnya.
Menurutnya, sebagian besar peserta mengikuti program ini karena dorongan untuk memperbaiki diri. Pendaftaran dilakukan secara daring dan dikoordinasikan melalui grup WhatsApp untuk memudahkan komunikasi.
"Sebelum dilakukan pengahapusan tato, ada tahapan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Semua dilakukan sesuai prosedur," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Lubang Buaya, Bida (61) mengaku telah empat kali mengikuti program tersebut untuk menghapus tato yang dibuatnya sekitar 25 tahun silam.
"Sekarang saya sangat menyesal. Setiap salat saya menangis dan memohon ampun. Kini, tato di kedua lengan saya tinggal sedikit, semoga bisa benar-benar bersih," tandasnya.