Kamis, 19 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 299
(Foto: Nugroho Sejati)
LRT Jakarta menetapkan ketentuan berbuka puasa sepanjang bulan Ramadan 2026 dalam rangka menjaga kenyamanan perjalanan seluruh pelanggan.
LRT Jakarta mengizinkan para pelanggan untuk berbuka puasa di dalam kereta hingga sepuluh menit setelah azan Magrib. Hal tersebut dimaksudkan agar para penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa dapat segera berbuka tanpa harus menunggu turun di stasiun tujuan.
"memberikan pelayanan transportasi publik terbaik,"
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi mengatakan, terdapat beberapa ketentuan untuk penumpang yang ingin melakukan buka puasa di dalam kereta maupun area stasiun LRT Jakarta.
Ia menyampaikan, LRT Jakarta mengoptimalkan pelayanan selama Ramadan dengan memberikan kenyamanan dan keamanan perjalanan.
“Penumpang dapat berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan atau minuman ringan, namun kami mengimbau untuk tidak mengonsumsi makanan dengan aroma menyengat," ujarnya, Kamis (19/2).
Ia menambahkan, pemberlakuan peraturan berbuka puasa di dalam kereta LRT Jakarta merupakan wujud kepedulian dalam implementasi toleransi kepada penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kebijakan ini salah satu bentuk komitmen PT LRT Jakarta dalam memberikan pelayanan transportasi publik terbaik yang ramah, aman, dan nyaman untuk semua,” tandasnya.
Sebagai informasi, jadwal operasional kereta LRT Jakarta tetap berjalan normal setiap harinya selama Ramadan, mulai pukul 05.30 sampai 23.00 WIB dengan headway 10 menit. Stasiun LRT Jakarta juga dilengkapi dengan fasilitas musala dan area ritel yang memudahkan penumpang untuk beribadah serta membeli makanan untuk berbuka puasa.