Senin, 16 Februari 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 231
(Foto: Istimewa)
Ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat bersama Polri dan TNI dikerahkan melakukan pengamanan di beberapa vihara atau klenteng yang ramai dikunjungi warga di perayaan Tahun Imlek 2026.
Kasstpol PP Jakarta Pusat, Purnama Hasudungan mengatakan, 100 personel Satpol PP, Polri dan TNI dikerahkan melakukan pengamanan di 10 vihara saat perayaan Imlek 2026.
"Melakukan pengamanan yang ramai dikunjungi warga etnis Tionghoa,"
"Personel Satpol PP, Polri dan TNI melakukan pengamanan yang ramai dikunjungi warga etnis Tionghoa untuk beribadah di perayaan Imlek 2026," ujarnya, Senin (16/2).
Ia mengungkapkan, pengamanan difokuskan menghalau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang akan memadati beberapa vihara di Jakarta Pusat. Para PMKS tersebut berharap mendapatkan angpao dari jemaat.
Personel Sarpol PP akan disiagakan di pintu gerbang dan perimeter luar vihara untuk mencegah PMKS masuk ke area peribadatan, sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah.
"Kami juga bekerja sama dengan Sudin Sosial dan Perhubungan Jakarta Pusat untuk mengamankan PMKS yang membandel masuk ke dalam tempat peribadatan dan mengatur parkir liar yang menimbulkan kemacetan," ungkapnya.
Selain penjagaan tetap, lanjut Purnama, pihaknya juga menggelar patroli lingkar wilayah menyisir jalan protokol untuk memastikan tidak ada gangguan ketertiban umum dan memantau pergerakan massa.
"Selain pengamanan di tempat ibadah, Satpol PP juga melakukan penjagaan menyasar objek wisata karena Imlek merupakan hari libur nasional," tandasnya.
Sekadar diketahui, vihara di Jakarta Pusat yang akan dijaga di antaranya Vihara Tri Ratna; Vihara Sin Tek Bio; Vihara Lautze; Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Tong) dan Vihara Dharma Yuga.
Kemudian Vihara Maitreya Jaya dan Vihara Dharma Jaya; Vihara Dharma Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin), Vihara Buddha Metta Arama serta Klenteng/Vihara Sapto Ronggo.