Pemprov DKI Jamin Stok Bahan Pangan dan Daging Aman

Selasa, 10 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 308

Beras pibc otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Wakil Gubernur Rano Karno memastikan kesiapan Jakarta dalam menghadapi momen besar keagamaan tahun 2026, mulai dari Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Idulfitri.

Usai memimpin Rapat Pimpinan di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Pramono menyampaikan ketersediaan bahan pokok dan harga pangan yang masih terjaga di Jakarta.

"aman karena cadangannya mencukupi,"

"Ketersediaan pangan untuk Ramadan dan juga Idulfitri di Jakarta, termasuk hari-hari besar lainnya, apakah itu Imlek atau Nyepi dan sebagainya, Jakarta dalam kondisi yang aman karena cadangannya mencukupi untuk itu," ujar Pramono di Balai Kota DKI, Selasa (10/2).

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya monitoring rutin ketersediaan harga pangan, termasuk beras, daging, LPG 3 kg, serta penerapan early warning system terhadap harga-harga di Jakarta.

Pramono menegaskan, hampir semua komoditas di Jakarta saat ini relatif terkontrol dengan baik. Karena itu, Pramono mengimbau masyarakat untuk tidak 'panic buying' terhadap bahan pangan menjelang Ramadan dan Idulftiri.

"Karena Pemerintah DKI Jakarta menjamin bahwa ketersediaan bahan pangan maupun daging dan sebagainya, Jakarta adalah mencukupi," lanjut dia.

Pemprov DKI juga melakukan intervensi melalui kegiatan pasar murah di berbagai titik di Jakarta untuk menekan gejolak harga bahan pangan.

Meski demikian, Pemprov DKI memberikan perhatian khusus pada komoditas minyak goreng dan cabai yang sering mengalami kenaikan harga. Sebagai solusi jangka panjang, program urban farming penanaman cabai akan kembali digalakkan.

Di sisi lain, berdasarkan data Bank Indonesia menunjukan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jakarta pada Januari 2026 melonjak signifikan ke angka 149,8, melampaui rata-rata nasional sebesar 127. Angka ini menunjukan daya beli masyarakat Jakarta saat ini tinggi.

Terkait banyaknya masyarakat luar Jakarta yang mencari peluang kehidupan di ibu kota setelah hari raya Idulfitri, Pramono pun menegaskan bahwa Jakarta tidak akan menutup diri bagi siapapun yang ingin mengadu nasib.

Hal ini juga mengingat bahwa ekonomi Jakarta mengalami pertumbuhan di kuartal keempat 2025. Namun, ia memberikan pesan agar para pendatang membekali diri dengan skill dan kemampuan.

"Kami mengharapkan untuk siapapun yang akan bekerja di Jakarta, tentunya mereka sudah mempersiapkan diri sebaik-baiknya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur

Pemprov Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Pangan

Rabu, 28 Januari 2026 405

Daging Pasar Ciracas Jati

Pasokan Bahan Pangan dan Daging di Jakarta Tetap Terjaga

Selasa, 03 Februari 2026 788

Perumda Dharma Jaya akan impor 7.500 ekor sapi

Dharma Jaya Terus Perkuat Stabilitas Harga dan Pasokan Daging Sapi

Rabu, 14 Januari 2026 745

BERITA POPULER
Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 3958

Turap longsor ciracas nur

Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

Rabu, 04 Februari 2026 4320

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Iwan Setiawan folmer ist

BI Prediksi Perekonomian Jakarta 2026 Terus Tumbuh

Senin, 09 Februari 2026 652

IMG 20260208 WA0118

Ribuan Personel Gabung Kerja Bakti Jaga Jakarta Bersih di Waduk Cincin

Minggu, 08 Februari 2026 783

Gubernur pramono JK pimpin kerjabakti jati

Gubernur DKI Pimpin Kerja Bakti Jaga Jakarta Bersih di Cipinang Melayu

Minggu, 08 Februari 2026 728

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks