Selasa, 10 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 248
(Foto: Nurito)
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur, untuk mengoptimalkan keamanan obat dan makanan yang dikonsumsi masyarakat.
"Efektivitas pengawasan"
Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, Rakor tersebut bertujuan menyinergikan serta mengoordinasikan berbagai program pembinaan dan pengawasan obat dan makanan.
"Melalui kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik selama ini bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, kami berharap efektivitas pengawasan obat dan makanan dapat terus meningkat," ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (10/2).
Ia menambahkan, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, di antaranya upaya replikasi program Kelurahan Pangan Aman serta monitoring keberlanjutan penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman.
Dalam pertemuan tersebut, dicapai kesepakatan untuk meningkatkan sinergi melalui Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) Kota Administrasi Jakarta Timur.
"Kami juga membahas pelaksanaan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) serta upaya pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR)," terangnya.
Sofiyani menuturkan, Kelurahan Munjul, SDN Pinang Ranti 01, SMPN 255, dan MAN 2 Jakarta Timur akan mewakili DKI Jakarta dalam lomba Kelurahan Pangan Aman dan Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah Aman tingkat nasional yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Kita perlu bersinergi dalam mengawal persiapan agar kelurahan dan sekolah atau madrasah tersebut dapat meraih hasil yang terbaik," ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur, Achmad Salahudin menyambut baik kunjungan BBPOM di Jakarta.
Ia menyatakan kesiapan Pemkot Jakarta Timur untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam berbagai program pembinaan dan pengawasan obat dan makanan.
Ia menginginkan, melalui sinergisitas tersebut, diharapkan pengawasan obat dan makanan di Jakarta Timur dapat semakin efektif, responsif, dan berkelanjutan.
"Persiapan kelurahan dan sekolah yang akan mengikuti lomba Pangan Aman akan kita kawal bersama," tandasnya.