Minggu, 08 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 259
(Foto: Istimewa)
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan memimpin langsung pelaksanaan kerja bakti Jaga Jakarta Bersih di Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Bersama-sama menjaga kebersihan"
Pelaksanaan kerja bakti diikuti sekitar 200 personel gabungan lintas instansi bersama warga. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Kebersihan Lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu juga mendapat dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta yang memberikan sarana kebersihan, berupa 1.000 cangkul, 1.000 sekop, 200 gerobak sorong, dan 600 karung.
Fadjar mengatakan, kebersihan pantai menjadi prioritas utama mengingat Kepulauan Seribu merupakan kawasan wisata unggulan DKI Jakarta. Terlebih, Kepulauan Seribu adalah daerah pariwisata.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai, terutama pada akhir pekan ketika jumlah wisatawan meningkat," ujarnya, Minggu (8/2).
Fadjar menjelaskan, pantai yang bersih dan terawat akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan serta mendorong mereka untuk merekomendasikan Kepulauan Seribu kepada keluarga maupun kolega.
Selain aksi bersih pantai, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penanaman mangrove sebagai langkah strategis dalam melindungi pulau-pulau kecil dari ancaman abrasi. Pemkab Kepulauan Seribu menargetkan penanaman sebanyak 50.000 pohon mangrove dalam kurun waktu satu tahun.
"Hingga saat ini, sekitar 10.000 bibit mangrove telah ditanam secara bertahap. Ini merupakan upaya konkret untuk menjawab persoalan abrasi di pulau-pulau kecil," ungkap Fadjar.
Ia berharap, ekosistem mangrove yang terbentuk dapat terjaga dengan baik sehingga mampu menciptakan habitat baru bagi biota laut. Upaya pelestarian tersebut juga didukung Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melalui penebaran bibit ikan, rajungan, dan kepiting di kawasan hutan mangrove.
"Melalui sinergisitas menjaga kebersihan lingkungan, perlindungan pesisir, dan penguatan ekosistem laut, kami optimistis Kepulauan Seribu dapat menjadi destinasi wisata berkelanjutan sekaligus memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat di sini," tandasnya.