Kolaborasi Pemprov DKI-YouTube Perkuat Pendidikan dan Kesehatan Mental

Sabtu, 31 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 2088

Gubernur Pramono menerima kunjungan YouTube di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1)

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung penuh program kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan mental, serta literasi media melalui peluncuran program Anak dan Keluarga Sigap Digital (AKSI).

"Anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala,"

Farah menyampaikan, sejumlah masukan agar program tersebut dapat berjalan secara produktif dan efektif. Menurutnya, hal utama yang perlu diperhatikan adalah bentuk intervensi yang dilakukan untuk memastikan target program benar-benar tercapai.

“Misalnya, apakah anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk para guru,” ujar Farah, Sabtu (31/1).

Selain itu, Farah juga mendorong agar program AKSI dapat dipertimbangkan sebagai muatan lokal atau materi khusus yang diterapkan di Jakarta. Ia menilai, Jakarta memiliki peran strategis sebagai pionir dalam pengembangan kebijakan dan program pendidikan di tingkat nasional.

Ia berharap, program ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai platform digital lainnya, tidak hanya terbatas pada YouTube. Menurutnya, platform seperti TikTok dan Instagram memiliki jangkauan yang lebih cepat dan luas di kalangan anak-anak dan remaja.

Di sisi lain, ia menekankan, pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari platform digital terhadap batasan usia pengguna. Hal tersebut penting untuk mencegah anak-anak mengakses konten yang tidak sesuai umur atau tidak layak ditampilkan, seperti konten yang mengandung unsur kekerasan, violence, maupun bullying.

“Pengawasan ini sangat penting, mengingat masih maraknya kasus yang terjadi di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan guru maupun antar sesama murid,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube mencakup pelatihan pembuatan konten edukatif yang telah dimulai di SMK Negeri 27 Jakarta, serta pembekalan isu kesehatan mental bagi sekitar 2.500 guru dan remaja.

Program AKSI sendiri bertujuan memberdayakan ekosistem sekolah dan keluarga di Jakarta agar mampu menjelajahi dunia digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi dan misi pembangunan karakter daerah.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI-YouTube Jalin Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan Hingga Literasi Media

Pemprov DKI-YouTube Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan hingga Literasi Media

Kamis, 29 Januari 2026 1022

Talkshow pemanfaatan gawai secara bijak bagi satuan pendidikan

Disdik Gelar Talkshow Pemanfaatan Gawai Secara Bijak Bagi Satuan Pendidikan

Senin, 19 Januari 2026 1061

Pramono Anung saat meninjau Ladang Farm di Lebak Bulus

Pramono Ingin Kembangkan Pertanian Modern di Jakarta

Kamis, 18 September 2025 3132

Imunisasi campak

Dinkes DKI Sampaikan Pentingnya Pencegahan Penyakit Campak

Selasa, 09 September 2025 4544

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 2584

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2636

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 1620

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 1695

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 1110

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks