Kolaborasi Pemprov DKI-YouTube Perkuat Pendidikan dan Kesehatan Mental

Sabtu, 31 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1851

Gubernur Pramono menerima kunjungan YouTube di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1)

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung penuh program kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan mental, serta literasi media melalui peluncuran program Anak dan Keluarga Sigap Digital (AKSI).

"Anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala,"

Farah menyampaikan, sejumlah masukan agar program tersebut dapat berjalan secara produktif dan efektif. Menurutnya, hal utama yang perlu diperhatikan adalah bentuk intervensi yang dilakukan untuk memastikan target program benar-benar tercapai.

“Misalnya, apakah anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk para guru,” ujar Farah, Sabtu (31/1).

Selain itu, Farah juga mendorong agar program AKSI dapat dipertimbangkan sebagai muatan lokal atau materi khusus yang diterapkan di Jakarta. Ia menilai, Jakarta memiliki peran strategis sebagai pionir dalam pengembangan kebijakan dan program pendidikan di tingkat nasional.

Ia berharap, program ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai platform digital lainnya, tidak hanya terbatas pada YouTube. Menurutnya, platform seperti TikTok dan Instagram memiliki jangkauan yang lebih cepat dan luas di kalangan anak-anak dan remaja.

Di sisi lain, ia menekankan, pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari platform digital terhadap batasan usia pengguna. Hal tersebut penting untuk mencegah anak-anak mengakses konten yang tidak sesuai umur atau tidak layak ditampilkan, seperti konten yang mengandung unsur kekerasan, violence, maupun bullying.

“Pengawasan ini sangat penting, mengingat masih maraknya kasus yang terjadi di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan guru maupun antar sesama murid,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube mencakup pelatihan pembuatan konten edukatif yang telah dimulai di SMK Negeri 27 Jakarta, serta pembekalan isu kesehatan mental bagi sekitar 2.500 guru dan remaja.

Program AKSI sendiri bertujuan memberdayakan ekosistem sekolah dan keluarga di Jakarta agar mampu menjelajahi dunia digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi dan misi pembangunan karakter daerah.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI-YouTube Jalin Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan Hingga Literasi Media

Pemprov DKI-YouTube Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan hingga Literasi Media

Kamis, 29 Januari 2026 808

Talkshow pemanfaatan gawai secara bijak bagi satuan pendidikan

Disdik Gelar Talkshow Pemanfaatan Gawai Secara Bijak Bagi Satuan Pendidikan

Senin, 19 Januari 2026 772

Pramono Anung saat meninjau Ladang Farm di Lebak Bulus

Pramono Ingin Kembangkan Pertanian Modern di Jakarta

Kamis, 18 September 2025 2993

Imunisasi campak

Dinkes DKI Sampaikan Pentingnya Pencegahan Penyakit Campak

Selasa, 09 September 2025 4352

BERITA POPULER
Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 2306

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1745

IMG 20260521 WA0001

Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

Kamis, 21 Mei 2026 1501

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 2008

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1273

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks