Senin, 26 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 416
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Berbagai upaya terus dilakukan untuk pengembangan kawasan Teras Lenteng Agung (Teras LA) sebagai sentra baru UMKM yang aman, nyaman, dan tertib. Langkah ini sejalan dengan program Gubernur DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan usaha pelaku UMKM, khususnya pedagang yang direlokasi dari kawasan Barito.
"Teras LA dinilai sebagai solusi yang memberikan ruang usaha lebih layak,"
Salah satu upaya tersebut yakni dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) untuk menggerakkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkunjung dan makan siang di Teras LA atau Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jagakarsa, secara bergantian, oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menuturkan, kebijakan tersebut menjadi stimulus penting untuk meramaikan lokasi sekaligus mengenalkan Teras LA kepada masyarakat luas.
“Dinas PPKUKM DKI Jakarta juga akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan serta Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan guna memastikan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut berjalan optimal,” ujarnya, Senin (26/1).
Ratu juga menekankan pentingnya penataan lokasi usaha bagi para pelaku UMKM. Ia mengimbau agar pedagang berjualan di tempat yang telah disediakan pemerintah, bukan di trotoar maupun badan jalan, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan umum.
“Teras LA dinilai sebagai solusi yang memberikan ruang usaha lebih layak tanpa mengganggu fungsi fasilitas publik,” katanya.
Ratu mengatakan, hingga saat ini sebanyak 51 gerai kuliner telah terisi, sementara sentra fauna telah diisi sekitar 17 gerai. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah hingga seluruh area Teras Lenteng Agung terisi penuh dan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah Jagakarsa.
Ia menjelaskan, Dinas PPKUKM DKI Jakarta melakukan berbagai upaya untuk menarik kunjungan dan menggerakkan roda perekonomian. Salah satunya bekerja sama dengan asosiasi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) melalui program ‘Hippindo Peduli’ dengan menyalurkan bantuan sembako kepada pedagang.
“Fasilitas pendukung seperti jaringan Wi-Fi juga telah disediakan. Koordinasi dengan camat dan lurah setempat terus dilakukan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan dan acara di kawasan Teras LA,” ucapnya.
Ratu menambahkan, para pedagang diberikan fasilitas sewa gratis biaya sewa selama tiga bulan pertama. Setelah masa tersebut berakhir, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk menentukan kebijakan selanjutnya.
“Dengan dukungan lintas perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Teras Lenteng Agung dapat tumbuh menjadi sentra UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan,” tandasnya.