Jumat, 16 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 274
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu melakukan peninjauan lapangan terhadap rencana pembangunan akses jalan serta tanggul pengaman pantai di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Menentukan langkah teknis"
Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab mengatakan, peninjauan dilakukan terhadap rencana pembangunan akses jalan sepanjang kurang lebih 70 meter di sisi RPTRA Tanjung Elang.
Menurutnya, peninjauan juga dilakukan terhadap pembangunan tanggul pengaman pantai guna mengantisipasi abrasi.
"Kegiatan ini menjadi monitoring awal. Pembangunan ini merupakan usulan warga yang telah disampaikan melalui Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan pihak kelurahan," ujarnya, Jumat (16/1).
Mustajab menjelaskan, lahan yang direncanakan untuk pembangunan tersebut merupakan aset milik Suku Dinas Perhubungan, sehingga diperlukan koordinasi lebih lanjut dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Hasil peninjauan ini akan dijadikan bahan koordinasi lintas instansi terkait untuk menentukan langkah teknis serta kelanjutan rencana pembangunan di wilayah Pulau Pramuka," ucapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin menuturkan, pembangunan akses jalan dan tanggul pengaman pantai sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas nelayan, khususnya saat sandar serta bongkar muat hasil tangkapan.
"Alhamdulillah, kali ini sudah dilakukan survei lapangan. Kami berharap ada solusi dan tindak lanjut ke tahap berikutnya," bebernya.
Ia menambahkan, keberadaan tanggul pengaman pantai tidak hanya penting untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, tetapi juga sebagai upaya perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi.
Harapan serupa disampaikan warga Pulau Pramuka yang berprofesi sebagai nelayan, Jeri (42). Menurutnya, akses yang layak akan sangat membantu nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Kami berharap Sudin SDA dapat membantu merealisasikan akses turun naik perahu nelayan agar lebih aman dan nyaman. Selama ini cukup menyulitkan, terutama saat air laut surut atau ketika cuaca kurang baik," tandasnya.