Rabu, 31 Desember 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 112
(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)
Perayaan malam tahun baru di kawasan SCBD Lot 1, Jakarta Selatan, berlangsung meriah meski diguyur gerimis pada Rabu malam, (31/12).
"rasanya jadi lebih bermakna,"
Mengusung tema Rangkul Keragaman, Rawat Harapan, panggung hiburan tetap dipadati warga yang datang untuk menikmati rangkaian acara hingga hitung mundur pergantian tahun.
Tanpa pesta kembang api, perayaan tahun ini dikemas lebih sederhana sebagai bentuk simpati terhadap bencana yang terjadi di Sumatra.
Pantauan Beritajakarta, warga tampak antusias menyaksikan penampilan sejumlah band pengisi acara sejak pukul 19.00 WIB, di antaranya NM Band, Stereowall, Robokop, Shakira Jasmine, dan Moluccan Soul.
Absennya kembang api tidak mengurangi kemeriahan acara. Warga tetap menikmati hiburan yang disajikan. Penonton tetap bertahan di sekitar panggung meski hujan ringan turun. Sebagian berjoget dan bernyanyi bersama, sementara lainnya menonton dari balik payung, jas hujan, atau berteduh di area sekitar panggung.
Priska (35), warga Pamulang, Tangerang Selatan, mengaku sengaja datang ke SCBD menggunakan MRT karena tarifnya digratiskan saat malam tahun baru. Ia menilai perayaan kali ini terasa berbeda karena tanpa kembang api.
“Biasanya nunggu kembang api, tapi tahun ini enggak ada. Tapi enggak apa-apa karena itu bentuk empati buat saudara-saudara kita yang kena bencana di Sumatra, rasanya jadi lebih bermakna. Pemprov DKI tetap ngasih hiburan, tapi dengan cara yang lebih berasa empatinya,” ujarnya.
Sementara itu, Fatan (40), warga Duren Sawit, Jakarta Timur, menilai perayaan malam tahun baru kali ini memiliki nuansa solidaritas yang kuat. Selain hiburan musik, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama lintas agama dan penggalangan donasi.
Menurutnya, malam tahun baru tidak selalu harus dirayakan dengan pesta besar, melainkan juga bisa menjadi momentum refleksi dan kebersamaan.
“Ini bukan cuma perayaan, tapi juga bentuk kepedulian. Buat saya ini malam tahun baru yang enggak biasa, tapi justru lebih berkesan karena ada rasa solidaritas untuk Indonesia,” tandasnya.