Komisi D Minta Pemanfaatan APBD 2026 untuk Kegiatan Produktif

Jumat, 31 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1408

Ketua Komisi D, Yuke Yurike saat rapat badan anggaran di Gedung DPRD DKI Jakarta

(Foto: Istimewa)

Komisi D DPRD DKI Jakarta meminta seluruh perangkat daerah mitra kerjanya memastikan program pembangunan tahun 2026 berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"fokus pada kegiatan yang produktif,"

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan, arah pembangunan harus selaras dengan target RPJMD 2025–2029, dengan memprioritaskan belanja wajib dan mengikat tanpa mengurangi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Belanja modal perlu dioptimalkan dan belanja operasional dijalankan secara efisien, dengan fokus pada kegiatan yang produktif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Yuke, Jumat (31/10).

Ia menambahkan, efisiensi anggaran perlu dilakukan melalui integrasi program daerah dengan program nasional agar penggunaan APBD lebih efektif. Menurutnya, anggaran harus diarahkan pada kegiatan produktif yang memiliki dampak luas bagi warga Jakarta.

Dalam sektor infrastruktur, Komisi D mendorong Dinas Bina Marga mempercepat penyelesaian proyek jalan tembus, pembangunan Flyover Latumeten, serta penataan trotoar yang terintegrasi dengan jaringan transportasi umum.

Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air (SDA) diminta tetap fokus pada penanganan banjir, melalui pembangunan dan pemeliharaan saluran air, pembuatan sodetan, serta percepatan pengadaan tanah di Kali Ciliwung dan area waduk penampung air.

Yuke juga meminta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) memperkuat fasilitasi PTSL dan penataan tanah, serta mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) melaksanakan pemerataan pembangunan rumah susun (rusun) di lima wilayah kota, dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan pelayanan penghuni.

“Untuk mengatasi keterbatasan lahan makam, kami mendorong Dinas Pertamanan dan Hutan Kota memperluas RTH makam dan menambah mobil jenazah,” jelas Yuke.

Selain itu, Komisi D mendukung peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta penguatan pengelolaan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH), termasuk optimalisasi TPST Bantargebang dan RDF Plant Rorotan agar pengelolaan sampah lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dalam kondisi fiskal yang terbatas, kami berharap seluruh perangkat daerah tetap menjaga kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” tandas Yuke.

BERITA TERKAIT
Komisi A Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Publik

Komisi A Tekankan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Publik

Jumat, 31 Oktober 2025 1211

Rapat Banggar DPRD DKI menyepakati APBD 2026

Banggar DPRD Sepakati APBD 2026 Rp81,3 Triliun

Jumat, 31 Oktober 2025 1959

Gubenur DKI Jakarta, Pramono Anung saat Pembukaan JEF 2025

Pramono Pastikan Pembahasan APBD 2026 Berjalan Lancar

Sabtu, 25 Oktober 2025 2106

Pemprov DKI berencana membangun rumah sakit tipe A di lahan dekat RS Sumber Waras

Rencana Pemprov Bangun RS Tipe A Disambut Positif Dewan

Rabu, 29 Oktober 2025 837

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 6610

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6429

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 5920

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 5987

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 613

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks