Perdana, Bahasa Jepang Hadir Lewat Program MTU di Jakarta Selatan

Selasa, 21 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 788

Penyerahan peralatan kepada Perwakilan peserta Pelatihan MTU Kejuruan Bahasa Jepang

(Foto: Istimewa)

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta secara resmi membuka Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) Kejuruan Bahasa Jepang Angkatan 1 (160 JPL) Tahun Anggaran 2025.

"menghadapi dunia kerja internasional,"

Kegiatan yang berlangsung di SMK Puspita Persada, Jakarta Selatan ini menjadi pelatihan MTU perdana di bidang bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh PPKD Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, hadirnya pelatihan MTU Bahasa Jepang ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

“Melalui program MTU, kami ingin menghadirkan pelatihan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kini, warga tidak perlu jauh-jauh datang ke pusat pelatihan karena pelatihannya bisa hadir langsung ke lingkungan sekolah maupun wilayah tempat tinggal mereka,” ujarnya, Selasa (21/10).

Ia menyampaikan, kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Jepang, menjadi salah satu kunci penting untuk membuka peluang karier di luar negeri maupun di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

Dinas Nakertransgi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan berdaya saing global dengan diselenggarakannya pelatihan MTU Bahasa Jepang ini.

“Kami ingin masyarakat Jakarta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional. Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, Budi Karlia Setiyanto menambahkan, pelatihan yang berlangsung hingga 6 November 2025 ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Jakarta Selatan.

Mereka akan mendapatkan pembelajaran intensif selama 160 jam pelajaran, meliputi kemampuan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis bahasa Jepang, dengan pengajar yang berpengalaman di bidangnya.

“Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan dasar mengenai budaya kerja Jepang untuk mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja internasional,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas Nakertransgi launching mobil penguji K3

Dinas Nakertransgi Luncurkan Dua Unit Mobil Penguji K3

Selasa, 14 Oktober 2025 1083

Busakerja Jakarta selatan

Peserta Lulus Pelatihan di PPKD Jaksel Difasilitasi Bursa Kerja Mini

Rabu, 17 September 2025 3944

Sejumlah peserta serius mengikuti pelatihan operator komputer

Peserta PPKD Jaksel Lulus Sertifikasi Internasional Microsoft Office

Minggu, 07 September 2025 3285

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7127

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4816

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1953

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2492

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1049

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks