Perdana, Bahasa Jepang Hadir Lewat Program MTU di Jakarta Selatan

Selasa, 21 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 570

Penyerahan peralatan kepada Perwakilan peserta Pelatihan MTU Kejuruan Bahasa Jepang

(Foto: Istimewa)

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta secara resmi membuka Pelatihan Mobile Training Unit (MTU) Kejuruan Bahasa Jepang Angkatan 1 (160 JPL) Tahun Anggaran 2025.

"menghadapi dunia kerja internasional,"

Kegiatan yang berlangsung di SMK Puspita Persada, Jakarta Selatan ini menjadi pelatihan MTU perdana di bidang bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh PPKD Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, hadirnya pelatihan MTU Bahasa Jepang ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

“Melalui program MTU, kami ingin menghadirkan pelatihan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kini, warga tidak perlu jauh-jauh datang ke pusat pelatihan karena pelatihannya bisa hadir langsung ke lingkungan sekolah maupun wilayah tempat tinggal mereka,” ujarnya, Selasa (21/10).

Ia menyampaikan, kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Jepang, menjadi salah satu kunci penting untuk membuka peluang karier di luar negeri maupun di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

Dinas Nakertransgi DKI Jakarta berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan berdaya saing global dengan diselenggarakannya pelatihan MTU Bahasa Jepang ini.

“Kami ingin masyarakat Jakarta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja internasional. Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, Budi Karlia Setiyanto menambahkan, pelatihan yang berlangsung hingga 6 November 2025 ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Jakarta Selatan.

Mereka akan mendapatkan pembelajaran intensif selama 160 jam pelajaran, meliputi kemampuan berbicara, mendengar, membaca, dan menulis bahasa Jepang, dengan pengajar yang berpengalaman di bidangnya.

“Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan dasar mengenai budaya kerja Jepang untuk mendukung kesiapan mereka menghadapi dunia kerja internasional,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas Nakertransgi launching mobil penguji K3

Dinas Nakertransgi Luncurkan Dua Unit Mobil Penguji K3

Selasa, 14 Oktober 2025 805

Busakerja Jakarta selatan

Peserta Lulus Pelatihan di PPKD Jaksel Difasilitasi Bursa Kerja Mini

Rabu, 17 September 2025 3695

Sejumlah peserta serius mengikuti pelatihan operator komputer

Peserta PPKD Jaksel Lulus Sertifikasi Internasional Microsoft Office

Minggu, 07 September 2025 3069

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1332

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1564

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2042

2.365 Warga di Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

2.365 Warga Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 617

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1429

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks