Upaya Preventif Penanganan TBC di Jakut Terus Digencarkan

Senin, 13 Oktober 2025 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 1029

Kegiatan sosialisasi penyakit TBC bagi masyarakat di Jakarta Utara

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Utara terus menggencarkan upaya preventif pencegahan penyebaran Tuberkulosis (TBC) di enam wilayah kecamatan. Salah satunya dengan membentuk Kampung Siaga TBC yang tahun ini sudah ada 69 RW.

"Tidak ada peningkatan yang signifikan"

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Utara, Ika Dewi Subandiyah mengatakan, kasus TBC sejak Januari hingga 10 Oktober 2025 sebanyak 7.484 kasus. Sementara, pada tahun 2024 kasus TBC di Jakarta Utara berjumlah 11.323 orang.

"Tidak ada peningkatan yang signifikan, karena kami terus mengoptimalkan pencegahan TBC. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pembentukan Kampung Siaga TBC, skrining, edukasi, hingga investigasi kontak untuk pencegahan dini," ujarnya, Senin (13/10).

Ika menjelaskan, sebelumnya telah dibentuk Kampung Siaga TBC di 33 RW wilayah Jakarta Utara. Namun, tahun ini kembali dibentuk sebanyak 36 RW, sehingga totalnya ada 69 RW kampung siaga TBC.

"Program ini dibentuk untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam mencegah TBC. Sebab, upaya pencegahan ini bukan hanya dari pemerintah, tetapi seluruh unsur masyarakat ikut bergerak melakukan pencegahan," terangnya.

Menurutnya, dalam upaya pencegahan, pihaknya juga melakukan skrining TBC door to door secara berkala, hingga investigasi kontak untuk peningkatan penemuan kasus TBC sejak dini. Bahkan, pihaknya juga bersinergi dengan beberapa perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR) dalam upaya penurunan kasus TBC di Jakarta Utara.

"Mudah-mudahan dengan upaya preventif pencegahan dan penanggulangan, angka TBC di Jakarta Utara semakin menurun, dan Insya Allah semua warga sehat semua," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Kalibaru, Leila Fatmasari menambahkan, saat ini di wilayahnya tengah digencarkan sosialisasi dan edukasi TBC, serta skrining dahak. Saat ini ada 73 orang yang sedang menjalani pengobatan TBC di Puskesmas.

"Sejak pekan lalu, kami telah mengedukasi TBC di tiga RW. Besok  rencananya kami akan kembali mengadakan sosialisasi dan skrining dahak di RW 07," ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan kasus TBC ini juga merupakan efek domino dari berbagai faktor. Tidak hanya dari iklim, tetapi juga pola hidup dan minimnya pemahaman masyarakat akan bahaya TBC.

"Penyakit ini memang mudah menularnya, tetapi kalau kita biasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, TBC bisa kita cegah. Semoga, kasus TBC di wilayah kami bisa tuntas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Hari Tuberkulosis Sedunia 2022 Diperingati di Kampung Susun Akuarium

Hari Tuberkulosis Sedunia 2022 Diperingati di Kampung Susun Akuarium

Kamis, 31 Maret 2022 3412

Dewan Usul Dinkes DKI Jalin Kerja Sama Daerah Penyangga Tangani TBC

Cegah Penyebaran TBC, Dewan Minta Dinkes Kolaborasi Lintas Wilayah

Senin, 10 Maret 2025 1576

Kampung Siaga TBC di Jelambar Baru Efektif Pastikan Penderita Sembuh

Kampung Siaga TBC Jelambar Baru Sukses Tangani Penderita Tuberculosis

Selasa, 20 Mei 2025 1400

 Dinas Kesehatan DKI Gelar Webinar Tuberculosis Se-dunia

Dinas Kesehatan Gelar Webinar Edukasi tentang Tuberkulosis

Kamis, 28 Maret 2024 10317

Sudinkes Gencarkan Penyuluhan Pencegahan TB di Kepulauan Seribu

Penyuluhan Pencegahan TBC di Kepulauan Seribu Digencarkan

Senin, 19 Mei 2025 1002

BERITA POPULER
CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1278

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 758

IMG 20260903 WA0080

Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Kamis, 03 September 2026 595

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1136

Satpol jaktim jaga kramat jati nur

Penataan Pedagang Kramat Jati Tekankan Ketertiban dan Keberlanjutan Ekonomi

Rabu, 02 September 2026 647

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks