Suku Dinas Kesehatan Jakbar Ajak Warga Cegah Penularan Campak

Kamis, 28 Agustus 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 3910

Kepala Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat, Erizon Safari

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mengajak warga ikut berkontribusi dalam pencegahan peningkatan kasus Campak agar tidak sampai mengarah kepada kejadian luar biasa (KLB). 

"Informasi pencegahan benar-benar sampai ke masyarakat"

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan, tren peningkatan kasus Campak yang menjadi perhatian khusus saat ini ada di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng dengan jumlah 21 kasus.

"Kelurahan Kapuk ini menjadi atensi utama kita terkait banyaknya warga yang terkena Campak," ujarnya, Kamis (28/8). 

Erizon menjelaskan, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat sudah melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada warga terkait upaya pencegahan penularan Campak.

Ia meminta kepada orang tua agar selalu waspada dan cepat dalam mengambil tindakan untuk langsung datang ke Puskesmas ataupun fasilitas layanan kesehatan terdekat jika anaknya mengalami indikasi Campak. 

"Nantinya kalau kasus meningkat dan menyebar ke wilayah lainnya, pihaknya akan mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Wali Kota Jakarta Barat dan stakeholder lainnya," terangnya.

Erizon mengajak berbagai pihak, termasuk media dan komunitas lokal perlu terlibat dalam penanganan kasus Campak ini agar pesan pencegahan benar-benar sampai ke masyarakat luas.

"Kami tidak bisa konvensional hanya dalam gedung. Sosialisasi harus lebih masif, melibatkan media dan komunitas agar informasi pencegahan benar-benar sampai ke masyarakat," bebernya. 

Ia menambahkan, untuk mencegah KLB sudah dilakukan penguatan surveilans Campak di wilayah dengan tata laksana kasus, pemantauan ketat kontak erat serta pengiriman spesimen dan pelaksanaan outbreak respon imunisasi (ORI), imunisasi kejar, dan rubella. 

"Tentunya Puskesmas juga sebagai pengawas kesehatan di wilayah terus melakukan identifikasi lokasi-lokasi yang menjadi titik pantau. Apabila ditemukan, mereka juga harus mengedukasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi ulang Campak tanpa mengenal status imunisasi sebelumnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 27.676 Balita di Jakut Telah Dapat Imunisasi Dasar Lengkap

27.676 Balita di Jakut Telah Dapat Imunisasi Dasar Lengkap

Jumat, 17 November 2023 10385

Pemkot Jakut akan Gencarkan Imunisasi MR

Pemkot Jakut Gencarkan Imunisasi MR

Minggu, 29 Januari 2023 2888

Capaian Imunisasi Campak Rubella di Makasar Capai 101,74 Persen #2

Capaian Imunisasi Campak Rubella di Makasar Lampaui Target

Kamis, 15 September 2022 2750

bian

Pemberian Imunisasi Campak Rubela dan Kejar Diperpanjang

Selasa, 06 September 2022 3029

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14587

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3668

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1370

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 2011

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 1008

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks