Diskominfotik DKI Gelar FGD Identitas Digital

Selasa, 29 Juli 2025 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 2860

Diskominfotik DKI Gelar FGD Menuju Satu Identitas Digital

(Foto: Folmer)

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Selasa (29/7), mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema  "Menuju Satu Identitas Digital: Penguatan Peran Pemerintah Daerah Dalam Implementasi Digital ID Nasional"

"Fondasi penting dari ekosistem layanan publik digital adalah identitas digital yang terintegrasi, terverifikasi dan terjamin keamanan," 

Kegiatan yang digelar di Future City Hub,Lantai 23 Gedung Jakarta Box Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dihadiri Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, Direktur Bisnis Digital Peruri Farah Fitria, Kepala Dinas Kominfotik Budi Awaluddin, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Teguh Setyabudi berharap, Jakarta menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia untuk penerapan Identitas Kependudukan Digital.

"Jakarta menjadi magnet dan barometer semua daerah di Indonesia, serta memiliki semuanya. Tidak sekadar anggaran, tapi juga ekosistem yang memungkinkan sekali untuk penerapan Identitas Kependudukan Digital," ujar Teguh.  

Ia mengungkapkan, penerapan Identitas Kependudukan Digital di Jakarta tidak semata mata sebagai satu identitas, tapi juga memiliki peran dalam digital publik infrastruktur.

"Identitas Kependudukan Digital ini nanti memiliki peran yang berhubung dengan berbagai aktivitas lainnya,' ungkapnya.

Kepala Diskominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin menambahkan, transformasi digital dalam pemerintahan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan.

Pemerintah, jelas Budi, dituntut untuk menyediakan layanan publik yang cepat, transparan, efisien, dan inklusif.

"Salah satu fondasi penting dari ekosistem layanan publik digital adalah identitas digital yang terintegrasi, terverifikasi dan terjamin keamanan," tukasnya.

Menurut Budi, pemerintah saat ini masih menghadapi tantangan besar, yakni fragmentasi data dan platform pelayanan publik digital.

"Setiap instansi masih menggunakan sistem berbasis data dan kanal informasi yang belum terstandarisasi. Akibatnya, warga seringkali mengalami kebingungan, tidak menerima layanan secara tepat, bahkan kehilangan kepercayaan terhadap sistem yang telah disediakan," tuturnya.  

Melihat perkembangan global, lanjut Budi, beberapa negara di antaranya Singapura, Estonia, Swedia, dan negara-negara Uni Eropa telah berhasil membangun sistem Digital ID sebagai pintu masuk utama berbagai layanan, baik publik maupun privat.

Sementara di Indonesia, inisiatif telah dimulai melalui penggunaan NIK sebagai single identity number dan peluncuran Identitas Kependudukan Digital. Namun, keberhasilan implementasi nasional sangat bergantung pada peran dan kesiapan pemerintah daerah.

"Forum ini diadakan untuk memahami secara mendalam arah kebijakan nasional terkait Digital ID dari Kementerian Dalam Negeri, Mengidentifikasi bersama peran strategis dan kesiapan teknis dari masing-masing perangkat daerah. Mendorong adanya harmonisasi antar sistem pusat dan daerah, serta merumuskan langkah kolaboratif awal untuk mewujudkan layanan publik digital yang terintegrasi dan berpusat pada warga," paparnya.

Untuk itu, Budhi berharap, Jakarta tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi menjadi pionir dalam integrasi identitas digital di level kota.

Ditegaskan Budi, Pemprov DKI perlu bergerak cepat menata ulang sistem, memperkuat infrastruktur digital, meningkatkan literasi SDM, dan membangun tata kelola data yang andal.

Karena itu, ungkap Budi, pihaknya mengajak seluruh OPD yang hadir untuk menjadikan diskusi hari ini sebagai momen refleksi dan komitmen bersama membangun ekosistem Digital ID yang tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata warga Jakarta.

"Mari bersama membangun ekosistem Digital ID yang dapat menjawab kebutuhan warga akan layanan publik yang inklusif, mudah diakses, dan terpercaya," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
Pj Gubernur, Teguh, Dukung, Penerapan, Identitas Kependudukan Digital

Pj Gubernur Teguh Dukung Penerapan Interoperabilitas Identitas Kependudukan Digital

Kamis, 21 November 2024 2108

Tingkatkan Layanan Masyarakat, Pemprov DKI Manfaatkan Teknologi AI

Dinas Kominfotik DKI Paparkan Konsep Jakarta Smart City kepada Mahasiswa UI

Sabtu, 09 November 2024 2484

 68 Warga Dibantu Aktivasi KTP Digital di TDS

68 Warga TDS Manfaatkan Layanan Jemput Bola Adminduk

Selasa, 05 September 2023 4100

jsc

JSC Percepat Transformasi Digital Jakarta Melalui Pemanfaatan Data

Minggu, 15 Januari 2023 3703

Layanan KTP Digital Di Pulau Harapan Tuntas 100 Persen

Layanan KTP Digital di Pulau Harapan Tuntas 100 Persen

Kamis, 18 Mei 2023 2480

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7199

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6504

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6060

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 5995

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1288

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks