Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif di Triwulan II 2025

Selasa, 29 Juli 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 2191

Hadir dengan Nama Baru, Bank Jakarta Catatkan Kinerja Positif di Triwulan II 2025

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Bank DKI, yang kini mengusung identitas baru sebagai Bank Jakarta, mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga akhir Triwulan II 2025.

"menjadi motor penggerak ekonomi daerah,"

Capaian ini tidak lepas dari strategi transformasi menyeluruh serta langkah ekspansi bisnis, termasuk penguatan sinergi regional.

Per Juni 2025, total aset Bank Jakarta mencapai Rp84,72 triliun, tumbuh 2,96 persen dibandingkan posisi Triwulan II 2024 yang sebesar Rp82,29 triliun. Pertumbuhan aset ini turut didorong oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat sebesar Rp67,69 triliun atau naik 3,84 persen (year on year/yoy).

Di tengah ketatnya persaingan penghimpunan DPK, CASA (Current Account Saving Account) Bank Jakarta justru tumbuh 8,03 persen yoy menjadi Rp25,37 triliun. Peningkatan ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang Bank Jakarta.

Di sisi penyaluran kredit, pertumbuhan pada triwulan ini didorong oleh sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang meningkat 43,70 persen yoy menjadi Rp2,31 triliun, serta Kredit Konsumer yang naik 2,92 persen yoy menjadi Rp23,50 triliun.

Bank Jakarta secara konsisten memperluas jangkauan kredit UKM melalui edukasi keuangan di sentra-sentra UKM, kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, kerja sama penyaluran kredit multiguna bersama mitra fintech dan koperasi, hingga optimalisasi saluran digital untuk telemarketing.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo menyampaikan, kinerja positif ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk tumbuh secara sehat dan inklusif.

"Kami terus memperkuat fungsi intermediasi dengan memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya kepada pelaku UMKM yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah," ujarnya, Selasa (29/7).

Sampai akhir Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh 24,42 persen yoy dari sebelumnya Rp338,53 miliar. Laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 10,38 persen, dari Rp1,34 triliun pada Juni 2024 menjadi Rp1,47 triliun pada Juni 2025.

Selain itu, berbagai program efisiensi berhasil menurunkan rasio BOPO menjadi 83,86 persen, dari sebelumnya 87,02 persen.

BERITA TERKAIT
Kerja Sama Bank Jakarta dan APKLI untuk Perkuat Akses Keuangan Pedagang

Dewan Dukung Kerja Sama Bank Jakarta dan APKLI

Kamis, 24 Juli 2025 813

Bank Jakarta Berkolaborasi Dukung Pemberdayaan UMKM dan PKL

Bank Jakarta Berkolaborasi Dukung Pemberdayaan UMKM dan PKL

Selasa, 22 Juli 2025 923

Rano Apresiasi MoU Kerjasama Bank Jakarta dan PERSIJA

Rano Apresiasi MoU Kerja Sama Bank Jakarta dan Persija

Kamis, 17 Juli 2025 939

Bank Jakarta Siap Dukung Persija Arungi Super Liga 2025-2026

Bank Jakarta Siap Dukung Persija Arungi Super League 2025-2026

Sabtu, 19 Juli 2025 1702

BERITA POPULER
Dharma jaya pwmnu dki gery ist

PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

Kamis, 28 Mei 2026 763

Wagub lepas pemeriksa hewan kurban rezap

Plt Gubernur Lepas 744 Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 1077

Ketua Komisi E DPRD M Subki fakhri 1

Komisi E Tekankan Pengawasan dan Evaluasi Program SSG

Senin, 25 Mei 2026 1084

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 1569

Direktur Bisnis Perumda Dharma Jaya Irwan Nusyirwan ist

Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI

Rabu, 27 Mei 2026 725

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks