Arifin Minta Pengurus RW Aktif Instruksikan Pemilahan Sampah ke Warga

Senin, 16 Juni 2025 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 773

 Arifin Lepas 60 Peserta dari Kecamatan Gambir Berkunjung TPST Bantargebang

(Foto: Folmer)

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meminta pengurus Rukun Warga (RW) di wilayahnya untuk lebih masif menginstruksikan warganya melakukan pemiliahan sampah organik dan anorganik dari rumah.

"Dari 386 RW di delapan kecamatan telah terbentuk 400 lebih bank sampah."

Ditegaskan Arifin,  hal ini perlu dilakukan agar operasional kelembagaan bank sampah yang ada di 386 RW dapat lebih maksimal.

"Saya minta Ketua RW mengintruksikan warga untuk memulai pemilihan sampah organik dan anorganik dari rumah, sehingga bank sampah berjalan dan menghasilkan uang sebagai kas," ujar Arifin, saat melepas 60 peserta Bidang Pengelolaan Sampah Rukun Warga (BPS RW) Kecamatan Gambir yang melakukan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Senin (16/6).

Menurut Arifin, program kunjungan lapangan para ketua RW dan pengurus BPS ke TPST Bantargebang yang diinisiasi Sudin Lingkungan Hidup ini sangat bagus, untuk menambah wawasan warga tentang proses pengelolaan sampah. Mulai dari pengangkutan di setiap RW ke LPS hingga ke TPST Bantargebang, Bekasi.  

"Volume sampah yang dihasilkan warga Jakarta sekitar 8000 ton perhari. Ini membutuhkan penanganan bersama, tidak sekadar tanggung jawab pemerintah," ungkapnya.

Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Slamet Riyadi menjelaskan, kunjungan pengurus BPS RW dari delapan kecamatan ke TPST Bantargebang ini merupakan tindaklanjut  Instruksi Gubernur Nomor 77 tahun 2020 perihal Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

Ia menambahkan, kunjungan lapangan ke TPST Bantargebang ini digelar secara bertahap selama delapan hari ke depan.

"Hari ini, Ketua RW dan BPS RW Kecamatan Gambir didampingi kasie ekbang kelurahan," jelasnya.

Slamet menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemilahan sampah dari sumbernya yang saat ini baru mencapai 13 persen.

"Dari 386 RW di delapan kecamatan telah terbentuk 400 lebih bank sampah. Artinya, beberapa RW memiliki lebih dari satu," pungkas Slamet.

BERITA TERKAIT
Mayoritas Sanksi Administratif Paksaan Pemerintah Terkait Pengelolaan TPST Bantargebang Tuntas

Mayoritas Sanksi Administratif Paksaan Pemerintah Terkait Pengelolaan TPST Bantargebang Sudah Tuntas

Selasa, 27 Mei 2025 1124

Legislator Dorong Warga Jakarta Pilah Sampah dari Rumah

Legislator Ajak Warga Aktif Memilah Sampah

Jumat, 09 Mei 2025 813

Pastikan Kebersihan Jakarta Saat Libur Lebaran, Dinas Lingkungan Hidup Siagakan 2.906 Petugas

2.906 Petugas Siap Jaga Kebersihan Jakarta saat Libur Lebaran

Kamis, 27 Maret 2025 1104

1.680 Petugas Kebersihan Disiapkan Atasi Sampah Saat Perayaan Natal

1.680 Petugas Kebersihan Disiapkan Saat Perayaan Natal

Minggu, 24 Desember 2023 9654

Dinas LH Pastikan Pengelolaan Sampah Jakarta Terintegrasi dari Hulu ke Hilir sesuai Arahan Presiden

Dinas LH Pastikan Pengelolaan Sampah Jakarta Terintegrasi dan Berkelanjutan

Kamis, 20 Maret 2025 1701

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2032

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 736

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 883

3.Final Piala Dunia 2026 Jadi Pesta Rakyat

Rano Sebut Festival Rakyat Bola Gembira Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

Senin, 20 Juli 2026 666

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 548

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks