Kali Ciliwung akan Dilebarkan Hingga 50 Meter

Jumat, 21 Agustus 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 7307

 Normalisasi Kali Ciliwung Entaskan Banjir di Selatan dan Timur Jakarta

(Foto: Wahyu Ginanjar Ramadhan)

Pengerukan dan pelebaran existing Kali Ciliwung sepanjang  24,1 kilometer, diperkirakan bisa membebaskan pemukiman di bantaran Ciliwung di Jakarta Timur dan Selatan dari genangan air.  

Kalau sudah dinormalisasi, dampaknya daerah di Jakarta Selatan dan Timur yang selama ini jadi langganan banjir, tidak akan banjir lagi

Saat ini, kondisi lebar Kali Ciliwung berkisar antara 20-30 meter. Rencananya, normalisasi akan melebarkan Kali Ciliwung hingga 50 meter, mulai dari TB Simatupang hingga Manggarai. Selama ini, karena tidak kuat menampung debit, air kerap meluap ke kawasan pemukiman warga seperti, kawasan Bukit Duri, Asem Baris, Rawajati, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Pulo, Kampung Melayu.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Teuku Iskandar mengatakan, aliran air yang dapat ditampung Ciliwung saat ini hanya sekitar 200 meterkubik per detik. Sementara saat musim penghujan, debit air bisa mencapai 570 meterkubik per detik. Alhasil, air kerap meluap dan membanjiri pemukiman warga tersebut.

"Ciliwung itu kali terbesar yang membelah Jakarta dan vital, makanya kita lakukan normalisasi. Namun pengerjaan sejak 2013 lalu terhambat pembebasan lahan," ujarnya, Jumat (21/8).

Dikatakan Teuku, saat kondisi bagian muara kali sudah relatif baik dibanding bagian hulu mulai dari Manggarai hingga kolong Tol Jalan TB Simatupang. Bahkan, untuk dapat menampung debit aliran, jumlah pintu air di Manggarai dan Karet ditambah.

Seperti Pintu Air Manggarai, dari sebelumnya hanya memiliki dua ditambah menjadi tiga, Pintu Air Karet sebelumnya empat menjadi lima. Tetapi, kata Teuku, penambahan pintu tidak berpengaruh bila aliran sepanjang TB Simatupang hingga Manggarai tidak dinormalisasi.

"Kalau sudah dinormalisasi, dampaknya daerah di Jakarta Selatan dan Timur yang selama ini jadi langganan banjir, tidak akan banjir lagi. Contohnya seperti daerah Bukit Duri, Asem Baris, Rawajati, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Pulo," tandasnya.

 

BERITA TERKAIT
800 Meter Pemukiman di Kampung Pulo Sudah Diratakan

800 Meter Pemukiman di Kampung Pulo Sudah Diratakan

Jumat, 21 Agustus 2015 9586

Saefullah: Musim Kemarau Momentum Untuk Jakarta Berbenah

Sekda: Normalisasi Kali Tak akan Berhenti

Jumat, 21 Agustus 2015 3101

Sejumlah Proyek Normalisasi Saluran di Jakpus Dibatalkan

Sejumlah Proyek Normalisasi Saluran di Jakpus Dibatalkan

Rabu, 19 Agustus 2015 4167

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5026

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1285

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks