Komisi A Bahas Pembentukan Command Center Bersama Kopassus

Senin, 28 April 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Andry 1850

Komisi A DPRD DKI Bahas Pembentukan Command Center Bersama Kopassus

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta bersama Komando Pasukan Khusus (Kopassus) membahas rencana pembentukan command center bersama untuk meningkatkan deteksi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Komponennya salah satunya CCTV,"

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, pembentukan command center ini menjadi prioritas, sebagaimana disampaikan Asisten Perencanaan (Asren) Kopassus Kolonel Infanteri Febi Ardianto. Pembentukan ini bertujuan mengintegrasikan informasi antara Kopassus dan Pemprov DKI.

"Komponennya salah satunya CCTV. Tadi kami mendalami soal integrasi command center, karena saat ini command center di BPBD dan Kominfo belum terintegrasi. Akan lebih baik jika seluruh command center yang sudah ada bisa saling terhubung," ujar Mujiyono usai rapat koordinasi terkait bantuan dana hibah di DPRD DKI Jakarta, Senin (28/4).

Namun, menurut Mujiyono, tidak semua pusat kendali informasi Pemprov DKI dan Kopassus bisa diintegrasikan penuh, mengingat informasi terkait keamanan nasional bersifat terbatas dan tidak dapat dipublikasikan.

"Ada firewall yang membedakan informasi yang bisa dibagi dan yang tidak. Tapi untuk deteksi dini, ketepatan waktu dan keakuratan informasi. Integrasi ini penting, termasuk untuk mencegah tawuran," jelasnya.

Mujiyono menambahkan, command center Kopassus sudah dilengkapi kemampuan untuk mendeteksi percakapan di media sosial (medsos), sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat cepat dianalisis dan diantisipasi.

"Kalau ada potensi gangguan keamanan, alat itu bisa langsung mendeteksinya," terangnya.

Selain membahas command center, Komisi A DPRD DKI Jakarta dan Kopassus juga membicarakan pelayanan di klinik pratama milik satuan prajurit baret merah tersebut. Mujiyono mendorong peningkatan kualitas pelayanan klinik, mengingat fasilitas tersebut juga melayani warga Jakarta.

"Kalau belum bisa naik menjadi rumah sakit, setidaknya kualitas pelayanannya harus ditingkatkan. Karena status kliniknya sekarang masih di bawah tingkat kecamatan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Transjakarta dan Kopassus TNI Jalin Kolaborasi

Kolaborasi Transjakarta-Kopassus Hadirkan Peningkatan Fasilitas Pendidikan

Rabu, 08 Januari 2025 2475

Diskominfotik DKI Melakukan Kunjungan Media ke inilah.com

Dinas Kominfotik DKI Perkuat Sinergisitas dengan Media

Kamis, 24 April 2025 993

Satpol PP DKI Launching Transformasi Tramtibum

Satpol PP DKI Luncurkan Transformasi Ketertiban Umum

Minggu, 17 November 2024 1676

BERITA POPULER
Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 3154

IMG 20260413 WA0103

KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

Senin, 13 April 2026 953

IMG 20260412 WA0047

Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

Minggu, 12 April 2026 1275

Rano pasaman 2 ist

Rano Buka Peluang Kerja Sama Wisata Budaya DKI-Pasaman

Selasa, 14 April 2026 632

IMG 20260413 WA0088

Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon Produktif

Senin, 13 April 2026 866

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks