Wali Kota Jakarta Barat Tegaskan Tak Toleransi Perundungan

Selasa, 22 April 2025 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 1162

Korban Perundungan di Tambora Sudah Ditangani PPAPP

(Foto: Ilustrasi)

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto menegaskan, tidak akan menoleransi aksi perundungan (bullying), termasuk di kalangan pelajar.

"Segera ditindaklanjuti"

Usu mengatakan, pelaku perundungan bisa dikenakan sanksi sesuai ketentuan. Bahkan, bisa terancam hukuman pidana. Untuk itu, Uus kembali mengingatkan agar semua pihak, khususnya pelajar tidak terlibat kasus perundungan.

"Saya sudah menginstruksikan agar adanya dugaan perundungan yang diduga dilakukan tiga remaja putri di bawah umur terhadap seorang anak seusianya di Tambora beberapa waktu lalu bisa segera ditindaklanjuti," ujarnya, Selasa (22/4).

Uus meminta agar Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat bisa melakukan langkah-langkah tepat bekerjasama dengan instansi lainnya, termasuk kaitannya memberikan pendampingan kepada korban perundungan.

"Selain pendekatan kepada orang tua, pembinaan yang dilakukan di sekolah saya harap akan bisa lebih baik dan tepat sasaran untuk mencegah kejadian serupa terulang," terangnya.

Sementara itu, Advokat dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Dinas PPAPP DKI Jakarta, Novia Hendriyati memastikan, pendampingan sudah dilakukan kepada korban berupa asesmen psikologis dan konsultasi hukum. 

"Sudah kita lakukan asesmen psikologis terhadap anak korban perundungan. Kita juga sudah lakukan konsultasi hukum yang berkaitan dengan penerapan sistem peradilan pidana anak," bebernya.

Novi menjelaskan, pendampingan kepada korban perundungan terus dilakukan setelah upaya diversi diadakan sesuai dengan rujukan kepolisian dan perundang-undangan yang berlaku. 

"Intinya kalau memang upaya diversi berhasil, kita fokus pemulihan. Begitu juga kalau diversi tidak berhasil, tetap akan kita dampingi," ucapnya.

Ia menambahkan, penanganan bagi anak berkonflik atau ketiga anak perempuan yang diduga sebagai pelaku juga akan dilakukan oleh Badan Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Barat.

"Tentu diharapkan nantinya Bapas juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat untuk dilakukan konseling psikologis kepada mereka," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 120 Peserta Ikuti Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

120 Peserta Diedukasi Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Selasa, 19 November 2024 1290

Cegah Perundungan, Wakil Ketua DPRD DKI Dorong Penguatan Akhlak Siswa

Wakil Ketua DPRD Dorong Penguatan Pendidikan Akhlak Siswa

Rabu, 13 November 2024 1064

 438 Tenaga Pengajar di Jakbar Ikuti Sosialisasi Pemahaman Bullying

Tenaga Pendidik di Jakbar Disosialisasikan Pemahaman Bullying

Kamis, 05 September 2024 1327

Dinas PPAPP, Rakor, Cegah, Judi, Online, Anak

Dinas PPAPP Siapkan Langkah Cegah Judi Online yang Melibatkan Anak

Senin, 12 Agustus 2024 2112

BERITA POPULER
Lrt manggarai gading rezap

LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

Senin, 24 Agustus 2026 2137

Gubernur pramono rs toto tentrem tebet rezap

Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

Senin, 24 Agustus 2026 1317

Dayung Ciliwung jati

Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

Kamis, 20 Agustus 2026 1654

Wagub rano karno Bioskop Mini Jaksinema jati2

Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

Senin, 24 Agustus 2026 941

Lrt kelapa gading rezap

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

Sabtu, 22 Agustus 2026 1225

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks