Dinas SDA Terus Maksimalkan Pengerukan Sungai untuk Kurangi Risiko Banjir

Rabu, 26 Februari 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1133

Dinas SDA Maksimalkan Pengerukan Meski Terkendala Akses

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) terus memaksimalkan  pengerukan sungai, waduk dan saluran meski menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kendala utama yang dihadapi adalah sempitnya badan sungai serta sulitnya akses bagi alat berat, sehingga membuat proses pengerjaan menjadi lebih lama.

"Kami menyesuaikan alat yang digunakan,"

Plt Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, pihaknya telah menyiapkan solusi untuk mengatasi hambatan tersebut.

“Kami menyesuaikan alat yang digunakan. Jika alat berat tidak bisa masuk karena akses sempit, kami gunakan alat yang lebih kecil, bahkan pengerjaan dilakukan secara manual oleh satgas jika memang diperlukan,” ujar Ika, Rabu (26/2).

Ia menyampaikan, beberapa lokasi memiliki tantangan khusus, seperti di Kali Bokor, Jakarta Utara, di mana banyak bangunan berdiri di atas aliran sungai. Kondisi ini mempersempit akses alat berat dan memperlambat proses pengerjaan.

“Di beberapa titik, kami harus melakukan pembongkaran bangunan terlebih dahulu sebelum melanjutkan pengerukan,” ucapnya.

Terkait pembuangan lumpur hasil pengerukan, Dinas SDA DKI Jakarta telah menetapkan lokasi pembuangan khusus di dumping site Ancol. Lokasi ini dipilih untuk memastikan proses pembuangan berjalan sesuai dengan standar lingkungan dan tidak mengganggu ekosistem sekitar.

“Kami pastikan lumpur hasil pengerukan dibuang di tempat yang sesuai, yaitu di dumping site Ancol. Ini menjadi solusi agar pengerukan berjalan lancar dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan,” kata Ika.

Meski terkendala, sambung Ika, Dinas SDA DKI Jakarta tetap berkomitmen melakukan pengerjaan secara bertahap untuk memastikan seluruh sungai, waduk dan saluran di Jakarta berfungsi optimal, terutama dalam menghadapi musim hujan.

Ia menambahkan, upaya pengerukan sungai dan waduk ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Dengan mengoptimalkan fungsi aliran air, diharapkan potensi genangan dapat ditekan secara signifikan.

“Meskipun menghadapi tantangan teknis, Dinas SDA DKI Jakarta tetap berupaya maksimal dan berusaha mengatasi kendala yang ada untuk menjaga infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta tetap berjalan dengan baik dan memberi rasa aman bagi masyarakat Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Siapkan Dua Langkah Strategis Atasi Banjir di Jakarta

Pemprov DKI Siapkan Langkah Strategis untuk Antisipasi Banjir

Jumat, 21 Februari 2025 1289

Normalisasi Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta Fokus Selesaikan 16,52 Kilometer Sisa

Pemprov DKI Fokus Tuntaskan Normalisasi Kali Ciliwung

Jumat, 24 Januari 2025 1903

Pembangunan, Tanggul NCICD, Fase A

Pastikan Perlindungan Jangka Panjang, Tanggul NCICD Ditarget Rampung 2030

Rabu, 18 Desember 2024 1811

Wagub Rano Pimpin Apel Siap Jaga Jakarta di Waduk Pluit

Wagub Rano Pimpin Apel Siap Jaga Jakarta

Minggu, 23 Februari 2025 1572

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 39628

IMG 20260221 WA0050

Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

Sabtu, 21 Februari 2026 3667

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2038

IMG 20260221 WA0159

Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

Sabtu, 21 Februari 2026 2016

Refleksi satu tahun Pramono Rano rezap

Refleksi Satu Tahun, Pram-Rano Paparkan Capaian Kinerja

Jumat, 20 Februari 2026 1522

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks