Pj Gubernur Teguh Dukung Penyandang Disabilitas Mandiri Berdaya Saing di Sektor Ekonomi

Kamis, 06 Februari 2025 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 1355

Pj Gubernur DKI Launching Program Pegembangan UMKM Bagi Penyandang Disabilitas

(Foto: Reza Pratama Putra)

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi meluncurkan Program Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bagi penyandang disabilitas tunanetra di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/2).

"Agar lebih mandiri dan berdaya saing,"

Pada kesempatan itu, Teguh mengapresiasi Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemberdayaan disabilitas, khususnya penyandang tunanetra.

"Program ini diluncurkan bagi penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan berdaya saing di sektor ekonomi. Apalagi, Jakarta sedang bertransformasi menuju kota global,” ujar Teguh.

Ia menuturkan, kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov DKI  untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat disabilitas untuk mewujudkan kota global.

"Beberapa hal yang perlu dicermati untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, yaitu menyusun Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RADPD) sebagai instrumen untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas,” ucap Teguh.

Menurutnya, yang tak kalah penting adalah pelaksanaan Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT), pelatihan dan permodalan bagi pelaku UMKM dengan target 10 persen dari total peserta adalah dari kelompok penyandang disabilitas.

"Pemprov DKI bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta dalam pembangunan Kafe Difabis yang sudah berdiri di balai kota serta kantor Wali Kota Jakarta Selatan dan pekan depan akan diresmikan di Jakarta Timur. Alhamdulilah usaha kafe yang mempekerjakan penyandang disabilitas ini dapat  berjalan baik," jelasnya.

Ia mengungkapkan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan kebijakan tarif retribusi.

"Kami menghabiskan biaya sewa kios di lokasi sementara (loksem) dan lokasi binaan (lokbin) bagi penyandang disabilitas yang ingin membuka usaha," ungkapnya.

Untuk itu, Teguh berharap program yang  telah digagas oleh Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia yakni pelatihan dan pembinaan UMKM bagi penyandang disabilitas terus dilanjutkan dan dikembangkan.

"Alhasil, penyandang disabilitas semakin mandiri dan berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank DKI Salurkan Bantuan Alat Fisik Senilai 100 Juta untuk Penyandang Disabilitas

Bank DKI Salurkan Bantuan Alat Fisik Senilai 100 Juta untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 14 Desember 2023 8894

 Kafe Difabis Kantor Wali Kota Jakpus Resmi Beroperasi

Kafe Difabis Kantor Wali Kota Jakpus Resmi Beroperasi

Senin, 11 November 2024 1605

Baznas Bazis DKI-JFX Bagikan 1.000 Botol Kopi Gratis

Baznas Bazis DKI-JFX Bagikan 1.000 Botol Kopi Gratis

Senin, 11 Maret 2024 10346

Pemkot Jaktim Kini Miliki Unit Layanan Disabilitas

Pemkot Jaktim Kini Punya Unit Layanan Disabilitas

Jumat, 31 Januari 2025 1577

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9303

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3249

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3684

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1962

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1535

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks