Pj Gubernur Teguh Dukung Penyandang Disabilitas Mandiri Berdaya Saing di Sektor Ekonomi

Kamis, 06 Februari 2025 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 1144

Pj Gubernur DKI Launching Program Pegembangan UMKM Bagi Penyandang Disabilitas

(Foto: Reza Pratama Putra)

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi meluncurkan Program Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bagi penyandang disabilitas tunanetra di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/2).

"Agar lebih mandiri dan berdaya saing,"

Pada kesempatan itu, Teguh mengapresiasi Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemberdayaan disabilitas, khususnya penyandang tunanetra.

"Program ini diluncurkan bagi penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan berdaya saing di sektor ekonomi. Apalagi, Jakarta sedang bertransformasi menuju kota global,” ujar Teguh.

Ia menuturkan, kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov DKI  untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat disabilitas untuk mewujudkan kota global.

"Beberapa hal yang perlu dicermati untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, yaitu menyusun Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RADPD) sebagai instrumen untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas,” ucap Teguh.

Menurutnya, yang tak kalah penting adalah pelaksanaan Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT), pelatihan dan permodalan bagi pelaku UMKM dengan target 10 persen dari total peserta adalah dari kelompok penyandang disabilitas.

"Pemprov DKI bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta dalam pembangunan Kafe Difabis yang sudah berdiri di balai kota serta kantor Wali Kota Jakarta Selatan dan pekan depan akan diresmikan di Jakarta Timur. Alhamdulilah usaha kafe yang mempekerjakan penyandang disabilitas ini dapat  berjalan baik," jelasnya.

Ia mengungkapkan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan kebijakan tarif retribusi.

"Kami menghabiskan biaya sewa kios di lokasi sementara (loksem) dan lokasi binaan (lokbin) bagi penyandang disabilitas yang ingin membuka usaha," ungkapnya.

Untuk itu, Teguh berharap program yang  telah digagas oleh Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia yakni pelatihan dan pembinaan UMKM bagi penyandang disabilitas terus dilanjutkan dan dikembangkan.

"Alhasil, penyandang disabilitas semakin mandiri dan berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank DKI Salurkan Bantuan Alat Fisik Senilai 100 Juta untuk Penyandang Disabilitas

Bank DKI Salurkan Bantuan Alat Fisik Senilai 100 Juta untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 14 Desember 2023 8582

 Kafe Difabis Kantor Wali Kota Jakpus Resmi Beroperasi

Kafe Difabis Kantor Wali Kota Jakpus Resmi Beroperasi

Senin, 11 November 2024 1340

Baznas Bazis DKI-JFX Bagikan 1.000 Botol Kopi Gratis

Baznas Bazis DKI-JFX Bagikan 1.000 Botol Kopi Gratis

Senin, 11 Maret 2024 10105

Pemkot Jaktim Kini Miliki Unit Layanan Disabilitas

Pemkot Jaktim Kini Punya Unit Layanan Disabilitas

Jumat, 31 Januari 2025 1226

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5979

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 968

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 790

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 771

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1327

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks