Dinas Parekraf Adakan Pelatihan Inkubasi Usaha untuk Pelaku Ekraf

Rabu, 23 Oktober 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1891

 Dinas Parekraf Gelar Pelatihan Inkubasi Usaha untuk Pelaku Ekraf

(Foto: Istimewa)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta terus berupaya mendukung pelaku kreatif melalui berbagai kegiatan yang bertujuan mengembangkan inovasi, kualitas SDM, kemampuan pemasaran dan rencana bisnis yang potensial. Salah satunya melalui Pelatihan Inkubasi Usaha Fesyen, Kriya dan Kuliner Pelaku Ekonomi Kreatif ‘Launchlab Creative’.

"Diharapkan para pelaku kreatif dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya,"

Kegiatan ini diawali dengan rangkaian pelatihan secara daring melalui aplikasi Zoom sebanyak tujuh kali pertemuan dan dilanjutkan dengan satu kali pertemuan luring. Adapun materi yang dibahas di antaranya strategi pengembangan usaha, penguatan produk, kelas daring per subsektor dan kelas digital marketing.

Peserta yang dilibatkan sebanyak 30 orang pelaku kreatif. Selanjutnya 20 peserta yang menunjukkan progres signifikan dan konsisten dalam kelas daring dipilih untuk mendapatkan fasilitasi berupa Business Profile Website. 20 peserta terpilih terbagi menjadi tiga subsektor, terdiri dari fesyen sebanyak empat orang, kuliner sebanyak sembilan orang, dan kriya sebanyak tujuh orang.

Pada pertemuan luring, masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk presentasi terkait rencana pengembangan usaha dan konsultasi dengan para mentor untuk mendapatkan insight terkait kelebihan dan kekurangan konsep bisnis mereka agar dapat berkembang secara optimal ke depannya.

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, tidak dipungkiri pelaku ekonomi kreatif memiliki potensi besar dalam penyumbangan PDB dan penyerapan tenaga kerja di Jakarta.

Ia menyampaikan, menurut data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, UMKM memberikan kontribusi sebesar 61 persen atau Rp9.580 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap tenaga kerja sebesar 97 persen dari total tenaga kerja.

“Hal ini mendasari, pentingnya untuk memberikan treatment intensif yang berkelanjutan dalam membentuk pelaku kreatif yang matang, memiliki daya saing secara lokal maupun global dan adaptif terhadap perubahan tren pasar serta kebutuhan konsumen,” ujarnya, Rabu (23/10).

Ia menjelaskan, penyelenggaraan program inkubasi atau proses pembinaan, pendampingan dan pengembangan bisnis menjadi hal yang tepat untuk diberikan kepada para pelaku kreatif.

Andhika mengatakan, berbagai upaya sinergi berupa dukungan pemerintah dengan berbagai stakeholder guna membangkitkan industri kreatif dibutuhkan, salah satunya melalui penyelenggaraan inkubasi bagi pelaku kreatif.

“Kegiatan inkubasi ini tidak hanya berhenti di pelaksanaan pelatihan saja, tetapi dimonitor dan dievaluasi perkembangannya selama secara berkelanjutan oleh para mentor,” katanya.

Sekadar diketahui, pelatihan ini diisi oleh praktisi ekonomi kreatif di antaranya, Wieke Gur, Khairiyah Sari, Ravita Datau, Sugeng Untung dan Priyadi. Selain melakukan pendalaman materi dan presentasi, peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi foto produk dan konsultasi dengan fotografer profesional.

Andhika berharap, para pelaku kreatif mampu melakukan inovasi usaha dengan memanfaatkan berbagai platform digital sehingga memungkinkan pelaku usaha untuk menyampaikan informasi produk, pemasaran, dan interaksi bisnis dengan cara yang efisien dan efektif. Ia menambahkan, inkubasi yang berkelanjutan ini diharapkan dapat mencetak pelaku kreatif yang kreatif dan inovatif.

“Diharapkan para pelaku kreatif dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya sehingga kedepannya juga akan turut membantu perkembangan inovasi bisnis para pelaku kreatif di DKI Jakarta,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Disparekraf DKI Dukung ICAD 2024 untuk Promosikan Seni sebagai Identitas Kota

Disparekraf DKI Dukung ICAD 2024 untuk Promosikan Seni sebagai Identitas Kota

Kamis, 17 Oktober 2024 2020

DKI Perkuat Misi Pariwisata dan Ekraf melalui Pasar Indonesia

DKI Perkuat Misi Pariwisata dan Ekraf melalui Pasar Indonesia di Farmer Market Praha

Kamis, 17 Oktober 2024 1595

Resepsi Diplomatik KBRI Praha Jadi Panggung Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Jakarta

Resepsi Diplomatik KBRI Praha Jadi Panggung Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Jakarta

Rabu, 16 Oktober 2024 2221

Dinas Parekraf Gelar Bimtek Pengembangan Industri Pariwisata

Dinas Parekraf Adakan Bimtek Pengembangan Industri Pariwisata

Selasa, 01 Oktober 2024 1744

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7121

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4811

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1930

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2480

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1032

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks