Inovasi Kelurahan Harapan Mulya Diverifikasi Tim Lomba JIA

Selasa, 03 September 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1409

Hyminaphogot Ikuti Penilaian Tahap akhir Jakarta Inovation Award

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Produk inovasi Kelurahan Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/9), diverifikasi Tim Penilai Lomba Jakarta Innovation Award (JIA) tingkat provinsi.

"Hyminaphogot merupakan solusi alternatif bagi masyarakat di wilayah padat penduduk."

Asisten Pemerintahan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Denny Ramdany mengatakan, tim penilai yang melakukan verifikasi lapangan ini terdiri dari unsur Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.

"Kehadiran tim penilai ini dalam rangka meninjau dan melihat langsung teknis pengoperasionalan Hyminaphogot," katanya, Selasa (3/9).

Dijelaskan Dhany, inovasi Hyminaphogot merupakan gabungan pengelolaan hidroponik, budi daya ikan dan pembesaran maggot menjadi satu alat. Pengoperasionalannya pun memanfaatkan energi listrik hasil dari panel surya yang terintegrasi dalam satu rangkaian perangkat.

"Hyminaphogot merupakan solusi alternatif bagi masyarakat di wilayah padat penduduk. Perangkat itu memungkinkan masyarakat mengembangkan pertanian perkotaan, ternak ikan dan maggot dengan lahan terbatas," jelas Dhany.

Dilanjutkan Dhany, tahapan Verlap ini akan menentukan siapa yang tebaik dari tiga nominator pemenang lomba. Rencananya penentuan Juara 1, 2, dan 3 di Jakarta Innovation Award akan diselenggarakan, Oktober 2024 mendatang.

"Aplikasi itu nanti juga akan dibuat hak paten dan masyarakat umum se-Indonesia bisa menikmati hasil dari inovasi Harapan Mulya ini," tegasnya.

ASN inisiator Hyminaphogot, Musa menjelaskan, sistem kerja Hyminaphogot menggunakan energi terbarukan. Pengoperasionalan Hyminaphogot memanfaatkan energi listrik yang dihasilkan oleh solar panel dan telah diproduksi sebanyak 11 alat.

"Sekular ekosistem ini terbentuk dalam satu alat. Jadi olah sampah sudah berkurang dari rumah dan bisa menjadi ketahanan pangan sekala rumah tangga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudinkes Jakpus Gelar Lomba Inovasi Kesehatan tahun 2024

Sudinkes Jakpus Gelar Lomba Inovasi Kesehatan 2024

Selasa, 27 Agustus 2024 1853

Diskominfotik Dorong Startup dan Perusahaan Teknologi Berkolaborasi dengan JSC

JSC Beri Ruang Kolaborasi Perusahaan Digital

Jumat, 13 September 2019 4020

Transjakarta - UI Transjakarta Siap Hadirkan Payment Gateway

Transjakarta - UI Siap Hadirkan Health Center Pertama di Halte

Rabu, 28 Agustus 2024 2367

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 3962

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7217

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4913

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3598

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2703

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks