Disbud DKI Gelar Pelatihan Kuratorial untuk Profesional Museum di Jakarta

Selasa, 06 Agustus 2024 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1304

Disbud DKI Gelar Pelatihan Kuratorial untuk Profesional Museum di Jakarta

(Foto: Istimewa)

Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelatihan kuratorial 'Masterclass' di Museum Sejarah Jakarta DKI Jakarta.

Kami akan terus mendukung kerja sama

Kegiatan ini merupakan bagian dari Australia-Indonesia Museums (AIM) Project sebagai kolaborasi dalam meneliti dan menafsirkan objek penting bagi profesional museum Australia dan Indonesia.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana mengatakan, pelatihan ini melibatkan 22 peserta dan tiga fasilitator yang diseleksi dari museum-museum di bawah pengelolaan Disbud Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Deakin University (Australia), Western Australian Museum (WAM), dan Southeast Asia Museum Services (SEAMS).

"Kami akan terus mendukung kerja sama pemerintah dan kemitraan internasional dalam meningkatkan praktik museum di Jakarta," ujar Iwan dalam Siaran Pers Pemprov DKI Jakarta, Selasa (6/8).

Pada kegiatan ini, lanjut Iwan, narasumber berbagi cerita dan pengalaman mereka menerapkan metode significance 2.0 dalam melaksanakan riset koleksi di Australia. Setelah itu, dilanjutkan sesi diskusi bersama mengenai objek yang telah dipilih untuk ditampilkan dalam kegiatan Tetangga Exhibition mendatang.

"Narasumber yang hadir merupakan ahli dalam bidang permuseuman, yaitu Gaye Sculthorpe Profesor Riset, Studi Warisan Budaya dan Museum, Deakin University; serta Corioli Souter Kepala Departemen Warisan Maritim, Western Australian Museum," imbuh Iwan.

Setelah pelatihan, objek-objek yang telah dipilih akan didigitalisasi, termasuk pemindaian 3D dan dokumentasi video, untuk memperbarui pameran digital 'Pameran Tetangga' di laman www.tetanggaexhibition.com. Inisiatif ini menegaskan komitmen AIM Project untuk memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan akses terhadap warisan budaya.

"Kurator yang terlibat dalam pelatihan ini akan berperan penting dalam memilih dan melakukan penelitian terhadap objek-objek yang akan dipamerkan. Semoga keikutsertaan peserta dalam pelatihan ini dapat memperkaya ilmu  dan menjadi inspirasi untuk tata pamer di setiap museum yang dikelola,” tandas Iwan.

Perlu diketahui, AIM Project bertujuan memperkuat hubungan profesional dan meningkatkan kapasitas profesional museum di Indonesia dan Australia melalui pelatihan, penelitian, serta pameran yang dikuratori bersama. Melibatkan kolaborasi antara Indonesian Heritage Agency, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Cultural Heritage Asia-Pacific Group Deakin University, Western Australian Museum (WAM), Southeast Asia Museum Services (SEAMS), serta sejumlah museum mitra di Indonesia. Proyek ini didanai oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) melalui Australia-Indonesia Institute (AII), serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

BERITA TERKAIT
Disbud DKI - Global Peace Foundation Gelar Wisata Wara Wiri

Disbud DKI - Global Peace Fondation Indonesia Hadirkan Wisata Rasa Wisata Religi

Jumat, 26 Juli 2024 1865

Kerja Sama, IHHCH, EUNIC, Disbud DKI, Pengembangan, Museum, standar, Internasional

Gandeng IHHCH dan EUNIC, Disbud DKI Dukung Pengembangan Museum di Jakarta

Jumat, 26 Juli 2024 1092

Fasilitas Sound System - Lighting Gedung Kesenian Jakarta Siap Memukau Pengunjung

Fasilitas Sound System dan Lighting Gedung Kesenian Jakarta Siap Pukau Pengunjung

Jumat, 26 Juli 2024 1855

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3813

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks