127 CGP Jakut Unjuk Kreativitas di Festival Panen Hasil Belajar

Minggu, 28 April 2024 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 3039

 127 CPG Jakut Unjuk Kreativitas di Festival Panen Hasil Belajar

(Foto: Anita Karyati)

Sebanyak 127 Calon Guru Penggerak (CGP) dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan Wilayah II Jakarta Utara, ikut Festival Panen Hasil Belajar Lokakarya Tujuh Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkatan ke-9 di SMA Gandhi School Ancol.

Meningkatkan keterampilan CGP untuk menjalankan perannya

Penanggungjawab kegiatan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Agus Dwi Wibawa mengatakan, lokakarya ini merupakan kegiatan terakhir dari pelatihan program PGP yang telah dilaksanakan selama enam  bulan.

"Lokakarya ini untuk melihat langsung panen karya, inovasi dan kreativitas para CPG selama mengikuti metode pelatihan baik dalam jaringan (daring) dan pendampingan individu," ujar Agus, Minggu (28/4).

Dikatakan Agus, di pameran lokakarya ini ada 22 stand yang memamerkan hasil aksi nyata dari 127 CGP di Jakarta Utara. Setiap stand diisi lima hingga enam CGP  dari jenjang PAUD SD, SMP, SMA dan SMK.

Menurutnya, program ini untuk meningkatkan kualitas guru, mutu pendidikan, dan pembelajaran di Indonesia. Diharapkan, para CGP nantinya  dapat menjadi pemimpin pembelajaran yang dapat menumbuhkembangkan potensi peserta didik.  

"Tentunya, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan CGP untuk menjalankan perannya. Karena program ini bukan hanya teori tetapi praktik, agar nanti bisa diimplementasikan di lingkungan didik mereka," ungkapnya.

Agus menuturkan, selain mendapatkan tambahan ilmu mengajar di kelas, para peserta juga punya peluang lebih besar dalam hal karir.

"Diharapkan para CGP setelah selesai mengikuti program ini dapat terus tumbuh dan berkembang untuk menjadi ujung tombak transformasi Pendidikan di Indonesia," harapnya.

Kepala Seksi Sekolah Dasar, Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Muriyah menambahkan, melalui PGP diharapkan para guru mampu menguatkan kerukunan persatuan dan kesatuan pada generasi penerus dengan menjunjung tinggi nasionalisme serta menanamkan nilai Pancasila.

"Semoga guru penggerak ini dapat lebih memajukan pendidikan di DKI" tukasnya.

Salah seorang Calon Guru Penggerak (CGP) yang ikut kegiatan, Titin Haryani, mengaku bersyukur telah mencapai akhir rangkaian kegiatan program PGP. Guru SDN Sukapura 02 Jakarta tersebut menjelaskan tentang program kerja dan aksi nyata yang sudah dilakukan di sekolahnya yang diberi nama 'Sarah Sirih Sereh' artinya Sukapura 02 Herbal dengan tanaman Toga.

"Aksi ini juga untuk mewujudkan karakter murid yang mandiri, kreatif dan gotong royong dalam menanam, merawat dan memasarkan hasil dari tanaman ini. Saya berharap dari aksi ini bisa lolos dan mendapatkan sertifikat guru penggerak," tandasnya

BERITA TERKAIT
 30 Peserta Ikuti Lokakarya Wisata Bahari Berbasis Konservasi

30 Peserta Ikuti Lokakarya Wisata Bahari Berbasis Konservasi

Senin, 18 September 2023 4835

101 CGP Jakut Pamerkan Inovasi di Panen Hasil Belajar

101 CGP Jakut Pamerkan Inovasi di Festival Panen Hasil Belajar

Sabtu, 08 Juli 2023 4392

69 guru

69 Guru Unjuk Kebolehan Usai Ikut Lokakarya

Minggu, 03 Desember 2023 31774

Semiloka, Pengurus PKK, Kepulauan Seribu

35 Pengurus PKK Kepulauan Seribu Ikuti Semiloka

Kamis, 27 Juli 2023 3723

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 35456

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 16989

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5225

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3879

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2656

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks