Sudin Tata Air Keruk 26 Saluran PHB

Jumat, 31 Juli 2015 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Widodo Bogiarto 11432

16 PHB Di Jakut Dinormalisasi Dengan Alat Berat

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Mengantisipasi banjir, Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara terus membenahi saluran penghubung (PHB). Tercatat ada 26 saluran PHB yang dilakukan pengerukan.

Sebanyak 16 saluran PHB pengerukan menggunakan eskavator, sementara 10 lainnya secara manual

"Sebanyak 16 saluran PHB pengerukan menggunakan eskavator, sementara 10 lainnya secara manual," kata Kasna, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara, Jumat (31/7).

Lokasi saluran PHB yang dikeruk menggunakan eskavator diantaranya saluran PHB Cilincing Raya, Metro Kencana, Tarian, Mindi, Bandengan dan saluran PHB Kelapa Lilin. Sedangkan pengurasan saluran PHB yang dilakukan secara manual diantaranya, saluran PHB Pepaya, Lagoa, Warung Jengkol dan saluran PHB Kampung Gusti.

"Pengerjaan terus kita lakukan secara bertahap. Mudah-mudahan keseluruhannya selesai sebelum Desember," jelas Kasna.

BERITA TERKAIT
PHB Cilincing Mulai Dikuras

Saluran Penghubung Cilincing Dikuras

Rabu, 29 Juli 2015 5641

Saluran Phb di Jaktim Masih Banyak Dipenuhi Sampah

Sampah Penuhi Sejumlah Saluran PHB di Jaktim

Jumat, 31 Juli 2015 4565

Saluran PHB di Pademangan Penuh Sampah dan Sisakan Karung

Saluran PHB Pademangan Barat Tersumbat Sampah

Senin, 13 Juli 2015 5645

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5071

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1294

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks