500 Ton Lumpur Diangkat dari Kali Krukut

Jumat, 31 Juli 2015 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Agustian Anas 8612

500 Ton Sedimen Diangkat Dari Kali Krukut Petogogan

(Foto: Rio Sandiputra)

Untuk mencegah banjir di saat musim penghujan nanti, Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan melakukan pengerukan lumpur di Kali Krukut, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan.

Ada sebanyak 500 ton lumpur yang berhasil diangkat

Dari pengerukan yang dilakukan sejak Senin (27/7) hingga Kamis (30/7), 500 ton lumpur berhasil diangkat dari kali tersebut.

Pengerukan sedimen dilakukan sepanjang 200 meter dengan kedalaman dua meter. "Ada sebanyak 500 ton lumpur yang berhasil diangkat," ujar Suyadi, Kepala Seksi Pemeliharaan Sistem Pengendali Banjir Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Jumat (31/7).

Pantauan beritajakarta.com, ada dua eskavator dikerahkan untuk mengeruk sedimen Kali Krukut yang memisahkan Kelurahan Petogogan dan Pulo Mampang.

Rencananya, pengerukan Kali Krukut akan diteruskan hingga 1.500 meter. "Targetnya 1.500 meter, bisa selesai dalam waktu 1,5 bulan. Nanti kalau sedimennya sudah kering akan dibuang ke daerah PLTU di daerah Ancol," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
Delta dan Sedimen Kali Krukut Petogogan Dikeruk 2 Ekskavator

Dua Eskavator Keruk Sedimen Kali Krukut

Selasa, 28 Juli 2015 6423

Pipa Pompa Pulo Raya Diangkat Dari Air Agar Maksimal

Kurangi Banjir, Pipa ke Kali Krukut Dimodifikasi

Rabu, 01 Juli 2015 3802

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5027

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1285

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1438

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1366

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks