Dinas KPKP Panen Tanaman Hidroponik Air Hujan di Kalibaru

Jumat, 24 November 2023 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 8478

 DKPKP Panen Tanaman Hidpronik Manfaatkan Air Hujan di Kalibaru

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta bersama Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia,  Jumat (24/11), menggelar panen tanaman hidroponik di lahan urban farming halaman Masjid Jami Nur Ar-Rahman, Jalan Kalibaru Timur VII RT 02/01 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Produk panen air hujan itu juga bisa dikembangkan untuk budidaya perikanan

Pengembangan urban farming yang dilakukan menggunakan metode hidroponik itu merupakan program pengabdian masyarakat Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dengan penerapan integrasi teknologi urban farming dan sistem pemanen air hujan sebagai upaya pengentasan stunting di Kampung Nelayan, Kalibaru.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati  ini merupakan program pengabdian masyarakat Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dengan penerapan integrasi teknologi urban farming dan sistem pemanen air hujan sebagai upaya pengentasan stunting di Kampung Nelayan, Kalibaru

"Ini menarik karena di lingkungan pesisir yang katanya sulit air, mereka memanfaatkan teknologi panen hujan sebagai solusi," kata Eli.

Dijelaskan Eli, kegiatan menanam di lahan terbatas dengan sistem hidroponik itu memanfaatkan air hujan sebagai pengairan.

Secara teknis air hujan yang tercurah dari atap masjid ditampung dalam torent. Selanjutnya dilakukan penyaringan dan pemisahan sebelum dialirkan ke rak hidroponik.

"Tidak hanya menanam dengan hidroponik, produk panen air hujan itu juga bisa dikembangkan untuk budidaya perikanan," ungkap Eli.

Lebih lanjut, sistem budidaya tanaman dan ikan yang terintegrasi ini juga berpotensi menjadi edu wisata bagi siswa sekolah taman kanak-kanak maupun PAUD di lingkungan sekitar. Penetapan teknologi ini merunut Eli juga tepat bila di duplikasi ke 625 gang hijau di DKI Jakarta.

"Ini kan titik ke lima yang diaplikasikan teman-teman dari UI. Saya berharap juga bisa di duplikasi ke lokasi lain," tegasnya.

Kepala Program Studi Lingkungan S2 Sekolah Lingkungan Universitas Indonesia, Hayati Sari mengatakan, pihaknya telah melakukan pengimplementasian teknologi di lima titik yang ada di wilayah Kalibaru dan Muara Angke.

Dipastikannya, pengaplikasian teknologi yang digunakan tidaklah rumit dan dengan bahan material yang mudah didapat.

"Kami hanya perkenalkan teknologi sederhana menampung dan filter air hujan yang ke depan bisa dimanfaatkan masyarakat. Kualitas airnya sudah layak konsumsi kebutuhan rumah tangga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
RPTRA Bunga Rampai Panen Melon Golden Alisha

RPTRA Bunga Rampai Panen Melon Golden Alisha

Senin, 13 November 2023 7576

Peserta Diklat KPPD Dikenalkan Agribisnis

Peserta Diklat KPPD Dikenalkan Agribisnis

Sabtu, 18 November 2023 7968

Bimtek Budi Daya Olahan Jamur Tiram

Bimtek Budi Daya Jamur Tiram Digelar di Ragunan

Kamis, 16 November 2023 8031

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2279

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2200

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1681

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 941

Transjakarta Open Top Tour of Jakarta doc

Transjakarta Bikin Wisata Lebaran Hemat Berkelas Dunia Lewat Program ‘Mudik ke Jakarta’

Kamis, 19 Maret 2026 743

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks