Armada Minim, Sampah Menumpuk di Taman Martimbang

Kamis, 30 Juli 2015 Reporter: Izzudin Editor: Widodo Bogiarto 2787

Sampah Menumpuk Di taman Martimbang 3 Karena Kekurangan Armada

(Foto: Izzudin)

Akibat minimnya armada pengangkut sampah membuat sampah menumpuk di Taman Martimbang, Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kondisi ini jelas membuat lingkungan tampak kumuh serta mengganggu keindahan taman.

Akibatnya banyak sampah menumpuk di pinggir jalan

"Harusnya segera diangkut supaya taman menjadi bersih dan indah," ujar Sulisyo, warga RW 03, Kelurahan Gunung, Kamis (30/7).

Ditemui terpisah, Lurah Gunung, Sjarifudin mengaku, selain minimnya armada pengangkut sampah, wilayahnya juga tidak memiliki tempat pembuangan sampah sementara (TPS).

"Akibatnya banyak sampah menumpuk di pinggir jalan," tukas Sjarifudin.

Menurut Sjarifudin, Kecamatan Kebayoran Baru hanya memiliki empat truk pengangkut sampah dan empat depo. Sehingga untuk mengakut sampah di 10 wilayah kelurahan harus dilakukan bergantian.

BERITA TERKAIT
Ahok Sebut Manajemen Dinas Taman DKI Kacau

Ahok Sebut Manajemen Dinas Pertamanan Kacau

Kamis, 30 Juli 2015 9122

Sudin Kebersihan Jakut Tidak Tolerir Pungli

Sudin Kebersihan Jakut Tidak Tolerir Pungli

Rabu, 29 Juli 2015 5337

 Saluran Listrik PKL Taman Ayodia Diputus

Saluran Listrik PKL Taman Ayodia Diputus

Rabu, 29 Juli 2015 5323

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3899

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 456

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1136

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks