BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

Selasa, 24 Oktober 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 5536

BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terus berupaya melakukan edukasi tentang bahaya obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) kepada masyarakat melalui kegiatan berkesinambungan.

Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat

Terbaru, Balai Besar POM di Jakarta melaksanakan kegiatan pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi terkait keamanan obat tradisional di GOR Tanjung Duren pada 22-23 Oktober 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 500 orang peserta yang berasal dari masyarakat sekitar wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Ketua Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi Balai Besar POM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) adalah obat tradisional yang pada pembuatannya ditambahkan bahan kimia obat dengan tujuan memperkuat indikasi dari obat tradisional tersebut.

“Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat. Maraknya peredaran obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahayanya bagi kesehatan jika mengonsumsi BKO,” ujar Evi, dalam keterangan tertulis yang diterima beritajakarta.id, Selasa (24/10).

Dia menyampaikan, penambahan bahan kimia obat pada obat tradisional yang tidak terkontrol dosis maupun cara penggunaannya dapat menimbulkan risiko yang membahayakan kesehatan seperti, gangguan ginjal, meningkatkan tekanan darah, stroke, serangan jantung bahkan kematian.

Dia menjelaskan, bahan kimia obat yang sering dicampurkan pada obat tradisional antara lain, sildenafil sitrat pada OT dengan klaim peningkat stamina pria; deksametason, parasetamol, fenilbutazon pada OT dengan klaim pegal linu/encok/rematik; sibutramine HCl pada OT dengan klaim pelangsing; Teofilin pada OT dengan klaim sesak nafas/asma.

Evi meminta masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih dan mengonsumsi obat tradisional yang aman dan bermutu serta tidak tergiur dengan efek instan. Dia mengajak masyarakat untuk menerapkan CEK KLIK yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan KIE ini, diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi bahaya obat tradisional mengandung bahan kimia obat kepada masyarakat, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam memilih obat tradisional yang aman, bermutu dan bermanfaat,” tandas Evi.

BERITA TERKAIT
BBPOM Jakarra Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng

BBPOM Jakarta Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng 

Jumat, 20 Oktober 2023 7136

BBPOM Sosialisasi Cerdas Gunakan Obat dan Makanan Aman

BBPOM di Jakarta Terus Gencarkan KIE Obat dan Makanan

Rabu, 20 September 2023 4886

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

Sabtu, 09 September 2023 5021

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9254

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1939

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks