BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

Selasa, 24 Oktober 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 5652

BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terus berupaya melakukan edukasi tentang bahaya obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) kepada masyarakat melalui kegiatan berkesinambungan.

Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat

Terbaru, Balai Besar POM di Jakarta melaksanakan kegiatan pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi terkait keamanan obat tradisional di GOR Tanjung Duren pada 22-23 Oktober 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 500 orang peserta yang berasal dari masyarakat sekitar wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Ketua Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi Balai Besar POM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) adalah obat tradisional yang pada pembuatannya ditambahkan bahan kimia obat dengan tujuan memperkuat indikasi dari obat tradisional tersebut.

“Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat. Maraknya peredaran obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahayanya bagi kesehatan jika mengonsumsi BKO,” ujar Evi, dalam keterangan tertulis yang diterima beritajakarta.id, Selasa (24/10).

Dia menyampaikan, penambahan bahan kimia obat pada obat tradisional yang tidak terkontrol dosis maupun cara penggunaannya dapat menimbulkan risiko yang membahayakan kesehatan seperti, gangguan ginjal, meningkatkan tekanan darah, stroke, serangan jantung bahkan kematian.

Dia menjelaskan, bahan kimia obat yang sering dicampurkan pada obat tradisional antara lain, sildenafil sitrat pada OT dengan klaim peningkat stamina pria; deksametason, parasetamol, fenilbutazon pada OT dengan klaim pegal linu/encok/rematik; sibutramine HCl pada OT dengan klaim pelangsing; Teofilin pada OT dengan klaim sesak nafas/asma.

Evi meminta masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih dan mengonsumsi obat tradisional yang aman dan bermutu serta tidak tergiur dengan efek instan. Dia mengajak masyarakat untuk menerapkan CEK KLIK yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan KIE ini, diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi bahaya obat tradisional mengandung bahan kimia obat kepada masyarakat, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam memilih obat tradisional yang aman, bermutu dan bermanfaat,” tandas Evi.

BERITA TERKAIT
BBPOM Jakarra Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng

BBPOM Jakarta Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng 

Jumat, 20 Oktober 2023 7307

BBPOM Sosialisasi Cerdas Gunakan Obat dan Makanan Aman

BBPOM di Jakarta Terus Gencarkan KIE Obat dan Makanan

Rabu, 20 September 2023 5036

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

Sabtu, 09 September 2023 5187

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2472

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1220

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks