BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

Selasa, 24 Oktober 2023 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 5584

BBPOM Edukasi Warga Tanjung Duren Bahaya Obat Tradisional Berbahan Kimia

(Foto: Istimewa)

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) terus berupaya melakukan edukasi tentang bahaya obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) kepada masyarakat melalui kegiatan berkesinambungan.

Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat

Terbaru, Balai Besar POM di Jakarta melaksanakan kegiatan pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi terkait keamanan obat tradisional di GOR Tanjung Duren pada 22-23 Oktober 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 500 orang peserta yang berasal dari masyarakat sekitar wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Ketua Kelompok Substansi Informasi dan Komunikasi Balai Besar POM di Jakarta, Evi Citraprianti mengatakan, obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) adalah obat tradisional yang pada pembuatannya ditambahkan bahan kimia obat dengan tujuan memperkuat indikasi dari obat tradisional tersebut.

“Obat tradisional tidak diperbolehkan mengandung bahan kimia obat. Maraknya peredaran obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat maka perlu ditingkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahayanya bagi kesehatan jika mengonsumsi BKO,” ujar Evi, dalam keterangan tertulis yang diterima beritajakarta.id, Selasa (24/10).

Dia menyampaikan, penambahan bahan kimia obat pada obat tradisional yang tidak terkontrol dosis maupun cara penggunaannya dapat menimbulkan risiko yang membahayakan kesehatan seperti, gangguan ginjal, meningkatkan tekanan darah, stroke, serangan jantung bahkan kematian.

Dia menjelaskan, bahan kimia obat yang sering dicampurkan pada obat tradisional antara lain, sildenafil sitrat pada OT dengan klaim peningkat stamina pria; deksametason, parasetamol, fenilbutazon pada OT dengan klaim pegal linu/encok/rematik; sibutramine HCl pada OT dengan klaim pelangsing; Teofilin pada OT dengan klaim sesak nafas/asma.

Evi meminta masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih dan mengonsumsi obat tradisional yang aman dan bermutu serta tidak tergiur dengan efek instan. Dia mengajak masyarakat untuk menerapkan CEK KLIK yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan KIE ini, diharapkan dapat mengoptimalkan edukasi bahaya obat tradisional mengandung bahan kimia obat kepada masyarakat, serta mendorong kesadaran masyarakat dalam memilih obat tradisional yang aman, bermutu dan bermanfaat,” tandas Evi.

BERITA TERKAIT
BBPOM Jakarra Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng

BBPOM Jakarta Gelar Pemberdayaan Masyarakat di GOR Cengkareng 

Jumat, 20 Oktober 2023 7207

BBPOM Sosialisasi Cerdas Gunakan Obat dan Makanan Aman

BBPOM di Jakarta Terus Gencarkan KIE Obat dan Makanan

Rabu, 20 September 2023 4944

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

BBPOM Jakarta Ajak Warga Cerdas Memilih Makanan Aman dan Bergizi

Sabtu, 09 September 2023 5101

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2961

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1354

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 522

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1293

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks